Fakta-Fakta Menarik Jelang Final Piala Dunia 2026: Messi hingga Yamal Siap Ukir Sejarah
AS – Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina di MetLife Stadium, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB, dipastikan menjadi panggung lahirnya berbagai rekor baru. Tak hanya memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia, duel ini juga menghadirkan sejumlah pemain yang tengah menorehkan statistik luar biasa sepanjang turnamen.
Argentina datang ke partai puncak dengan performa sempurna. Tim asuhan Lionel Scaloni menyapu bersih tujuh pertandingan dengan kemenangan, menyamai rekor Brasil pada Piala Dunia 2002. Jika kembali menang atas Spanyol, La Albiceleste akan menjadi tim kelima dalam sejarah yang menjuarai Piala Dunia dengan catatan kemenangan 100 persen.
Ketajaman lini serang Argentina juga menjadi sorotan. Lionel Messi dan kolega telah mengemas 19 gol atau rata-rata 2,71 gol per pertandingan, produktivitas terbaik sejak Brasil mencatatkan jumlah gol yang sama pada Piala Dunia 1970.
Tak hanya itu, Argentina juga menciptakan rekor baru dengan selalu mencetak sedikitnya dua gol dalam 13 pertandingan Piala Dunia secara beruntun, sebuah pencapaian yang belum pernah dilakukan tim mana pun sebelumnya.
Di balik keganasan lini depan Argentina, Lionel Messi tampil sebagai sosok sentral. Kapten berusia 39 tahun itu telah mengoleksi delapan gol dan empat assist, sehingga terlibat langsung dalam 12 gol timnya. Catatan tersebut membuat Messi memimpin perburuan Sepatu Emas sekaligus mencatat kontribusi gol terbanyak di Piala Dunia sejak Gerd Müller membukukan 13 kontribusi gol pada edisi 1970.
Sementara itu, Spanyol juga datang dengan sederet catatan impresif. Wonderkid Lamine Yamal menjadi pemain dengan dribel sukses terbanyak sepanjang turnamen, yakni 30 kali, mengungguli Kylian Mbappé (24) dan Lionel Messi (22).
Di lini tengah, Rodri kembali menunjukkan kelasnya dengan membukukan 648 umpan sukses. Jumlah tersebut menjadi rekor terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, melampaui rekor yang sebelumnya juga ia ciptakan pada edisi Qatar 2022.
La Roja pun mengusung kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan 37 pertandingan internasional tanpa kekalahan, menyamai rekor terpanjang dalam sejarah sepak bola internasional putra.
Solidnya pertahanan Spanyol turut menjadi kunci keberhasilan mereka melaju ke final. Kiper Unai Simón telah mengemas enam clean sheet dari tujuh pertandingan, sebuah rekor baru dalam satu edisi Piala Dunia. Sepanjang turnamen, Spanyol juga baru kebobolan satu gol dan berpeluang menjadi juara dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam sejarah kompetisi.
Di sektor penyerangan, Mikel Oyarzabal telah mengoleksi lima gol. Torehan itu menyamai rekor gol terbanyak pemain Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Emilio Butragueño dan David Villa.
Dengan sederet statistik dan rekor tersebut, laga Spanyol kontra Argentina bukan sekadar perebutan gelar juara dunia. Pertandingan ini juga menjadi duel dua kekuatan terbaik yang sama-sama berpeluang menorehkan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
Piala Dunia 2026 | 13 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 22 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Olahraga | 12 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu



