Rugi Rp 150 Ribu, Isi Paket Hanya Dua Botol Air Mineral
Warga Ciputat Timur Tertipu Modus COD
CIPUTAT TIMUR-Seorang pria bernama Dede Ramdan menjadi korban dugaan penipuan bermodus pembayaran Cash On Delivery (COD) di Jalan Menjangan Raya, Kecamatan Ciputat Timur. Akibat kejadian tersebut, Dede mengalami kerugian sebesar Rp 150 ribu setelah membayar sebuah paket yang ternyata hanya berisi dua botol air mineral.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/7), saat seorang kurir datang mengantarkan paket yang disebut-sebut ditujukan kepada pemilik Warung Gudeg Supriyati. Namun, saat itu warung yang menjadi tujuan pengiriman dalam keadaan tutup. Karena lokasi warung bersebelahan dengan tempat usaha Dede, kurir kemudian meminta agar pembayaran paket ditalangi terlebih dahulu.
Dede mengaku sempat merasa ragu ketika diminta membayar paket tersebut. Meski demikian, keraguannya sirna setelah kurir menunjukkan percakapan WhatsApp yang menurutnya berasal dari pemesan paket. “Tiba-tiba ada orang nganter paket, katanya suruh ditalangin dulu, ya sudah saya bayarin,” kata Dede, Sabtu (18/7).
Menurut Dede, isi percakapan di ponsel kurir membuatnya yakin bahwa paket tersebut memang telah dikonfirmasi oleh pemesannya. “Dia langsung nunjukin WA, dia nyuruh talangin dulu, besok diganti. Ya sudah saya bayarin. Harganya Rp 150 ribu,” ujarnya.
Tak lama kemudian, Dede bertemu dengan pemilik warung yang menjadi tujuan pengiriman paket tersebut. Namun, ia justru mendapat jawaban yang mengejutkan. Pemilik warung mengaku tidak pernah melakukan pemesanan barang apa pun dan tidak mengetahui adanya paket yang dimaksud.
Mendengar penjelasan tersebut, Dede mulai merasa curiga. Ia kemudian memutuskan membuka paket itu bersama beberapa orang di lokasi untuk memastikan isinya.
“Ketahuannya pas ada temen panggil, katanya ada paket. Taunya dia enggak pesen apa-apa. Dari situ saya curiga ini modus,” tuturnya.
Saat paket dibuka, dugaan Dede terbukti. Barang yang dibayar seharga Rp 150 ribu itu ternyata hanya berisi dua botol air mineral. “Kita buka sama-sama, yang videoin. Ternyata isinya botol Aqua dua,” ungkapnya.
Meski mengalami kerugian akibat dugaan penipuan tersebut, Dede mengaku tidak berniat melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima paket dengan sistem COD, terutama jika diminta menalangi pembayaran untuk orang lain. Warga disarankan memastikan terlebih dahulu kepada penerima yang sebenarnya sebelum menyerahkan uang kepada kurir guna menghindari menjadi korban modus penipuan serupa.(dra)
Piala Dunia 2026 | 19 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 15 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu



