TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Direktur Eksekutif PPASDA, Irvan Mahmud Sebut Sudaryono Sosok Tepat Pimpin BGN

Menjadi Momen Perkuat Tatakelola Program MBG

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi selected
Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06 WIB
Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Muhammad Irvan Mahmud Asia.(Istimewa)
Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Muhammad Irvan Mahmud Asia.(Istimewa)

JAKARTA – Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Muhammad Irvan Mahmud Asia menilai, penunjukkan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto,  di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026) kemarin, menjadi momentum penting untuk memperkuat tatakelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar semakin profesional dan transparan. 

 

Menurut Irvan, Sudaryono merupakan figur yang memiliki kapasitas dan pemahaman yang kuat terhadap salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. “Kami optimistis beliau (Sudaryono, red) mampu membawa BGN semakin profesional, akuntabel, dan terbuka dalam menjalankan Program MBG,” kata Irvan, Kamis (23/7/2026).

 

Menurut Irvan, Sudaryono bukanlah sosok baru dalam implementasi Program MBG. Sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, ia telah mengikuti perkembangan program tersebut, termasuk ketika menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian yang memiliki keterkaitan erat dengan penyediaan bahan pangan.

 

“Mas Dar (sapaan Sudaryono, red) ini memahami bahwa keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan, tetapi juga oleh kekuatan rantai pasok pangan nasional. Pengalaman itu menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi BGN dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan para mitra pelaksana,” ujarnya.

Irvan menilai, di bawah kepemimpinan Sudaryono, publik berharap koordinasi lintas sektor akan semakin efektif, terutama dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas, aman dikonsumsi, serta berasal dari produksi dalam negeri.

 

Ia juga berharap BGN semakin membuka ruang dialog dengan berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaan Program MBG sehingga berjalan lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap evaluasi publik. “Kami berharap kepemimpinan beliau mampu membangun tata kelola yang lebih baik sehingga setiap kritik dan evaluasi menjadi bagian dari upaya penyempurnaan program,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, ia menilai program MBG tidak boleh dipandang semata sebagai program pemenuhan gizi, melainkan juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Melalui pemanfaatan hasil produksi petani, peternak, nelayan, koperasi, dan pelaku UMKM sebagai pemasok utama kebutuhan pangan MBG, program ini diyakini dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian nasional.

 

“MBG harus menjadi penggerak ekonomi desa dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Semakin besar keterlibatan petani, peternak, nelayan, koperasi, dan UMKM lokal sebagai bagian dari rantai pasok, maka semakin besar pula manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat. Dengan demikian, Program ini tidak hanya mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan rakyat,” tutup Irvan.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit