Sekda Lecut Kinerja Empat Kabag
CIPUTAT-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Noertjahjo melecut semangat dan kinerja empat kepala bagian (Kabag) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel.
Sekda melakukan arahan saat serah terima jabatan (Sertijab) empat jabatan Kabag, di Puspemkot Tangsel, Selasa (28/7). Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat yang dilakukan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie pada Selasa (21/7) lalu.
Adapun pejabat yang menempati jabatan baru itu yakni, Ali Akbar sebagai Kabag Kesejahteraan Rakyat, Enji Seppraliana Kabag Perencanaan dan Keuangan, Muhammad Syaiful Kabag Organisasi, serta Ihtiyan Hermansyah sebagai Kabag Pengadaan Barang atau Jasa pada Setda Kota Tangsel.
Sekda Bambang menegaskan, bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi. Menurutnya, pergantian pejabat harus dipandang sebagai bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
"Ini adalah bagian dari hal yang biasa. Penyegaran organisasi, mutasi dalam pemerintahan dan birokrasi merupakan sesuatu yang wajar, sehingga tidak perlu disikapi dengan hal-hal yang lain," ujar Bambang.
Ia meminta para Kabag yang baru agar tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Komunikasi dengan pejabat sebelumnya, kata dia, menjadi kunci agar seluruh target kerja yang telah disusun tetap berjalan tanpa hambatan.
"Saya berharap yang baru bisa langsung tune in, tidak perlu menunggu lama. Karena itu perlu komunikasi dengan pejabat sebelumnya, terutama terkait pekerjaan yang belum selesai agar bisa dipahami dan diselesaikan sesuai target yang telah kita sepakati bersama," katanya.
Bambang juga mengingatkan agar setiap pejabat baru segera memperkuat soliditas internal bersama tim di masing-masing bagian. Menurutnya, seorang kepala bagian tidak akan mampu mencapai target kerja apabila hanya mengandalkan kemampuan individu.
"Kepala bagian tidak bisa bekerja sendiri. Kita selalu mengedepankan prinsip kerja tim, bukan kerja individual. Output pekerjaan tidak akan maksimal jika tim tidak mampu dikelola dengan baik," tegasnya.
Selain membangun kekompakan tim, Bambang meminta para pejabat baru mempelajari kultur kerja di lingkungan barunya. Sebab, Sekretariat Daerah memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada pimpinan daerah maupun organisasi perangkat daerah (OPD).
"Saya ingin Sekretariat Daerah menjadi organisasi yang mampu menjawab kebutuhan pimpinan dan perangkat daerah. Karena itu bangun komunikasi yang baik, jaga attitude, jaga sikap, dan jaga pola komunikasi. Kepala bagian adalah representasi dari sekretaris daerah," ucapnya.
Bambang menekankan, pentingnya membangun birokrasi yang adaptif dan tidak terjebak pada pola pikir yang terlalu kaku. Menurutnya, setiap pejabat perlu berani melakukan inovasi selama tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.
"Kita ingin Sekretariat Daerah menjadi organisasi yang dinamis, berorientasi pada output, outcome, dan manfaat. Jangan hanya terpaku pada regulasi, tetapi mampu melihat peluang yang tidak bertentangan dengan aturan untuk menghasilkan pelayanan yang lebih baik," tandasnya.
Bambang juga berpesan kepada pejabat yang meninggalkan Setda agar memastikan seluruh pekerjaan yang masih berjalan dapat disampaikan dengan baik kepada pejabat pengganti, sehingga proses transisi tidak menghambat pelaksanaan program.(rmn)
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 20 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



