Infantino Diserang Kritik, Tegaskan Siap Melawan dan Bertahan di Kursi Presiden FIFA
MAROKO – Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan tidak akan mundur meski diterpa gelombang kritik dan krisis internal. Dalam rapat darurat bersama jajaran petinggi FIFA di Maroko, Infantino menegaskan dirinya hanya bertanggung jawab kepada 211 asosiasi anggota FIFA, bukan kepada para pengkritiknya.
Menurut laporan Sky Sports, Infantino memimpin rapat maraton selama tujuh jam dengan staf senior FIFA. Setelah pertemuan tersebut, ia terlihat menghadiri laga Piala Afrika Wanita di Maroko bersama Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom.
Infantino diyakini masih memiliki dukungan politik yang kuat dari asosiasi di Amerika Selatan, Afrika, dan Asia sehingga berpeluang mempertahankan posisinya hingga pemilihan Presiden FIFA berikutnya pada Maret 2027.
Di tengah polemik tersebut, Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger, mengambil jarak dari strategi komersial FIFA yang akhirnya dibatalkan. Mantan pelatih Arsenal itu menegaskan dirinya tidak terlibat dalam penyusunan rencana tersebut.
"Keputusan untuk menarik proyek itu memang diperlukan. Saya percaya FIFA harus tetap independen dan melayani sepak bola dengan komitmen, transparansi, serta integritas," ujar Wenger.
Isu lain yang turut mencuat adalah dugaan Infantino menawarkan status tuan rumah final Piala Dunia 2030 kepada Maroko di Stadion Hassan II, Casablanca, sebagai imbalan atas dukungan politik. Maroko akan menjadi tuan rumah bersama Spanyol dan Portugal, sementara Stadion Santiago Bernabeu di Madrid sebelumnya dianggap sebagai kandidat utama lokasi final.
Namun, FIFA langsung membantah tudingan tersebut. Juru bicara FIFA menegaskan tidak pernah ada janji atau komitmen dari Infantino mengenai lokasi final Piala Dunia 2030.
Sementara itu, pihak yang menentang kepemimpinan Infantino masih memiliki sejumlah opsi, termasuk menggelar rapat darurat Dewan FIFA atau meminta Kongres Luar Biasa untuk mengajukan mosi tidak percaya. Adapun kandidat yang ingin menantang Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA memiliki waktu hingga 18 November 2026 untuk mendaftarkan diri.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 9 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
Olahraga | 19 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



