Terjun ke Kolong Flyover, Lurah Cipayung Bersama Ratusan Relawan Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai
CIPUTAT – Tumpukan sampah dan sedimentasi yang menyumbat aliran Sungai Ciputat dibersihkan secara gotong royong, Minggu (20/9). Sekitar 150 relawan dari berbagai unsur turun langsung ke sungai, termasuk Lurah Cipayung Dini Nurlianti yang ikut terjun ke bagian kolong Flyover Ciputat.
Sejak pagi, para relawan berkumpul di gerbang masuk Kompleks Inhutani sebelum bergerak menuju titik pembersihan. Dengan membawa berbagai peralatan seperti linggis, pacul, congkrang, pengki bangunan, karung hingga senter, mereka menyusuri aliran sungai untuk mengangkat sampah dan material yang menghambat aliran air.
Kondisi sungai tepat di bawah Flyover Ciputat menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian. Di lokasi tersebut, berbagai jenis sampah tampak menumpuk dan menyangkut di aliran sungai. Mulai dari sampah plastik, bebatuan, kayu dan batang pohon, hingga bad cover bekas yang dibuang sembarangan.
Tumpukan sampah tersebut bercampur dengan lumpur dan sedimentasi yang cukup tebal. Material yang menumpuk membuat ruang aliran sungai semakin sempit sehingga air tidak dapat mengalir dengan maksimal.
Di tengah ratusan relawan, Dini terlihat ikut turun langsung ke aliran sungai. Tak hanya memantau dari tepian, dia masuk ke bagian kolong flyover dan membantu mengangkut material yang menyumbat aliran.
Dini mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penanganan Sungai Ciputat yang sebelumnya dilakukan melalui kegiatan susur sungai dan normalisasi di sejumlah titik.
“Kegiatan hari ini bagian dari tindak lanjut dari normalisasi Sungai Ciputat yang sudah pernah dilaksanakan sebelumnya. Nah sekarang ini kita sedang berkumpul untuk mempersiapkan tim-tim untuk turun ke bawah,” ujarnya.

Menurutnya, bagian kolong Flyover Ciputat membutuhkan penanganan secara manual karena sulit dijangkau alat berat. Selain itu, tingginya sedimentasi membuat sejumlah material harus dibongkar dan diangkat menggunakan tenaga manusia.
“Sedimentasinya tinggi. Itu berarti nanti dari depan Inhutani sampai Graha Hijau, Ciputat Timur. Kita turun langsung ke dalam, ke bawah ke kolong flyover,” jelasnya.
Dini menuturkan, berdasarkan penanganan dan pemetaan sebelumnya, ditemukan banyak material yang membuat aliran sungai tidak berjalan maksimal. Selain sampah, terdapat batu-batu dan lumpur yang menumpuk di beberapa bagian.
“Ada, sangat. Sangat tersumbat dengan isinya tuh sampah, batu-batu, sama lumpur,” katanya.
Karena alat berat sulit masuk ke bagian kolong flyover, para relawan dikerahkan untuk melakukan pembersihan secara manual. Sampah diangkat, sementara material seperti batu dan sedimentasi dibongkar agar jalur air kembali terbuka.
“Kalau alat berat kan sulit bisa masuk tuh ke kolong. Jadi kita nih yang nanti masuk ke kolong. Termasuk saya turun,” tegasnya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur. Di antaranya RT/RW, DSDABMBK, DLH, Polsek Ciputat Timur, Satpol PP, Forum Peduli Sungai Ciputat, Forum Potensi Tangerang Selatan, Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipayung, mahasiswa serta sejumlah komunitas lingkungan dari dalam dan luar Tangsel.
Adapun penanganan dilakukan pada aliran sungai mulai dari kawasan depan Inhutani hingga ke arah Graha Hijau di wilayah Ciputat Timur. Pembersihan difokuskan pada sampah, sedimentasi, serta material lain yang berpotensi mempersempit dan menghambat aliran sungai.
Dini berharap penanganan secara bertahap tersebut dapat membuat aliran Sungai Ciputat kembali lebih lancar. Dia juga mengajak masyarakat ikut menjaga sungai setelah proses pembersihan dilakukan, terutama dengan tidak membuang sampah ke aliran air.
“Tujuan harapannya mudah-mudahan kita cinta dengan Ciputat. Kita cinta dengan Sungai Ciputat. Mudah-mudahan saat ini setelah dilaksanakan semua program, dari mulai susur kali, normalisasi, dan bongkar sedimen-sedimen di semua aliran kali, mudah-mudahan air mengalir lebih baik lagi,” tuturnya.
“Tidak ada sumbatan, tidak ada sampah. Dan insya Allah masyarakat juga mendapatkan manfaat dan faedah dari kegiatan kita semuanya,” sambung Dini.
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu





