Prabowo: Saya Bekerja untuk Rakyat, Risiko Politik Itu Bagian dari Perjalanan
BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak ingin menjadikan naik-turunnya tingkat kepuasan publik sebagai ukuran utama dalam menjalankan pemerintahan. Baginya, tugas seorang pemimpin adalah bekerja dan memenuhi amanat rakyat.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berdialog dengan sejumlah wartawan senior dan influencer dalam program Prabowo Menjawab di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026).
Prabowo mendapat pertanyaan mengenai hasil sejumlah survei yang menunjukkan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah berada di kisaran 40-50 persen. Ia juga ditanya apakah tetap akan maju untuk periode berikutnya.
"Saya bekerja untuk rakyat. Saya disumpah. Menurut saya, ini keyakinan, ya. Nanti pada saatnya rakyat yang akan memutuskan apakah saya dikasih mandat lagi atau tidak," ujar Prabowo.
Menurutnya, penurunan approval rating merupakan salah satu risiko politik yang mungkin muncul ketika pemerintah menjalankan sejumlah program prioritas secara bersamaan, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Prabowo menyebut setiap kebijakan memiliki risiko. Ia mengibaratkan hal tersebut seperti seseorang yang bepergian menggunakan mobil.
"Dalam hidup selalu ada risiko. Anda naik mobil, itu risiko. Memangnya Anda yakin naik mobil tidak akan tertabrak? Everything has risk," katanya.
Prabowo menegaskan, percepatan sejumlah program dilakukan karena pemerintah tidak ingin menunda persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. Salah satunya persoalan kelaparan.
Bagi Prabowo, program MBG merupakan bagian penting dari upaya pemerintah mengatasi persoalan tersebut. Ia mempertanyakan masih adanya masyarakat yang mengalami kelaparan di tengah posisi Indonesia sebagai negara anggota G20.
"Saya tidak terima (kenyataan) itu," tegasnya.
Ia mengakui pemerintah memang memberikan target yang cukup agresif kepada para menteri. Namun, menurut Prabowo, setiap program tetap membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasil.
Ia mencontohkan program swasembada pangan yang semula ditargetkan tercapai dalam empat tahun. Namun, menurutnya, target tersebut dapat dicapai lebih cepat.
"Saya beruntung punya Menteri Pertanian hebat. Padahal tadinya saya benar-benar tidak mengenalnya. Bukan berasal dari partai saya. Tapi saya perhatikan, dia cocok. Luar biasa," kata Prabowo, memuji Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Evaluasi Kabinet Terus Berjalan
Prabowo juga menegaskan evaluasi terhadap jajaran kabinet akan terus dilakukan. Jika terdapat pejabat yang dinilai tidak sesuai dengan posisi atau bermasalah, pergantian dapat dilakukan.
Ia mengibaratkan kabinet seperti sebuah kesebelasan sepak bola yang memiliki pemain inti, striker hingga pemain cadangan.
Menurut Prabowo, reshuffle bukan semata-mata persoalan mengganti orang, tetapi menempatkan seseorang sesuai kompetensi dan kebutuhan.
"Kalau ada yang tidak cocok di tempat tertentu, ya kita harus mengganti dengan orang yang benar," ujarnya.
Pergantian juga dapat dilakukan apabila seorang pejabat tersandung persoalan hukum. Prabowo mengatakan pemerintah tidak akan menghalangi proses hukum apabila aparat penegak hukum memiliki bukti yang cukup.
"Kalau ada bukti, ya silakan," katanya.
Prabowo mengakui saat ini hanya sejumlah menteri yang berada di garis depan untuk menangani program-program strategis. Sementara menteri lainnya diberikan ruang untuk bekerja, berinisiatif dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing.
Menteri yang berada di garis depan, kata dia, fokus menangani persoalan mendasar seperti ketahanan pangan dan energi.
"Kita harus amankan BBM. Dan lumayan kondisi kita tidak separah di negara lain," ujar Prabowo.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat ketahanan energi, termasuk pengembangan BBM B50 dan pembangunan panel surya dalam skala besar.
Selain energi, pemerintah juga berupaya mencegah kebocoran uang ke luar negeri, meningkatkan devisa serta membuka lapangan kerja. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal pemerintah dalam menangani kemiskinan dan stunting.
Prabowo Optimistis Investasi Terus Mengalir
Di sektor investasi, Prabowo menyampaikan optimismenya bahwa investasi dalam jumlah besar akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat.
"Tunggu saya, beberapa pekan ke depan," katanya.
Optimisme tersebut didasarkan pada sejumlah indikator ekonomi yang menurutnya menunjukkan fundamental Indonesia tetap kuat di tengah gejolak ekonomi global.
Realisasi investasi hingga Juni 2026 disebut mencapai Rp1.010 triliun dan menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja. Sementara pada 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dengan kontribusi terhadap penciptaan 2,7 juta lapangan kerja baru.
Prabowo mengatakan telah bertemu dengan sejumlah investor besar dunia. Menurutnya, mereka melihat Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang relatif kuat.
Ia menyebut sejumlah indikator, antara lain rasio utang yang dinilai masih rendah, defisit anggaran di bawah 3 persen serta inflasi sekitar 2,92 persen.
Prabowo membandingkannya dengan sejumlah negara lain, seperti Filipina dengan defisit sekitar 6 persen, India 4,6 persen dan Prancis 5,4 persen.
"Semua orang percaya sama Indonesia. Makanya mereka mau datang ke Indonesia. Saya sangat optimis," ujarnya.
Optimisme itu juga dikaitkan Prabowo dengan proyeksi Goldman Sachs yang memperkirakan Indonesia berpeluang menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2050.
"Semua yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4 dunia di tahun 2050. Which is 25 tahun ke depan," kata Prabowo. (Bersambung)
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu





