TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Golkar Utamakan Prinsip PDLT

Seleksi Calon Ketua DPRD Masih Digodok Golkar

Reporter & Editor : Redaksi
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:00 WIB
PERSIAPKAN PENGGANTI ALM RUSDI: Ketua DPD Golkar Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan bahwa pihaknya hingga kini terus menggodok calon Ketua DPRD Kota Tangerang pengganti Alm Rusdi. ISTIMEWA
PERSIAPKAN PENGGANTI ALM RUSDI: Ketua DPD Golkar Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan bahwa pihaknya hingga kini terus menggodok calon Ketua DPRD Kota Tangerang pengganti Alm Rusdi. ISTIMEWA

TANGERANG—DPD II Partai Golkar Kota Tangerang hingga kini masih menyeleksi kader-kadernya untuk dipertimbangkan menjadi calon Ketua DPRD Kota Tangerang pengganti Almarhum Rusdi Alam. Dalam proses tersebut, Golkar menempatkan prinsip PDLT sebagai salah satu kriteria utama dalam menentukan sosok yang akan diusulkan ke tingkat pusat.  Namun begitu, ia mengatakan sebenarnya sudah memilik “jagoan” meski masih disembunyikan rapat-rapat.

 

PDLT merupakan kependekan dari prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela. Prinsip tersebut menjadi parameter bagi partai dalam menilai kader yang dinilai layak menduduki posisi strategis di DPRD Kota Tangerang.

 

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang yang juga Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan proses penentuan calon Ketua DPRD dilakukan melalui mekanisme internal partai. “Kriterianya adalah PDLT. PDLT itu prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela,” ujar Sachrudin saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (10/8).

 

Saat ini, kata Sachrudin, terdapat delapan kader yang masuk dalam proses seleksi. Seluruh nama tersebut nantinya akan dinilai oleh tim yang telah dibentuk DPD Partai Golkar Kota Tangerang untuk dikirim tiga nama. “Timnya sudah saya bentuk, sudah dibentuk,” katanya.

 

Tim seleksi tersebut, lanjut Sachrudin, beranggotakan sekitar lima orang. Setelah proses seleksi selesai, hasilnya akan dibawa ke rapat pleno DPD Partai Golkar Kota Tangerang. “Setelah tim menyepakati, kemudian diplenokan. Nah, diplenokan baru kita usulkan ke DPP,” jelasnya.

 

Sachrudin menegaskan, proses tersebut masih berjalan sehingga belum ada satu nama yang secara resmi ditetapkan sebagai calon Ketua DPRD Kota Tangerang dari Partai Golkar.

 

 Ketika ditanya apakah dirinya sudah memiliki kandidat yang menjadi pertimbangan, Sachrudin mengakui sudah memiliki nama.  Namun, dia menyebut kandidat tersebut masih berada dalam daftar delapan kader yang tengah diseleksi. 

 

“Sudah di delapan itu. Sekarang masih di delapan, belum di tiga,” ujarnya sembari tertawa. Dengan mekanisme tersebut, penentuan calon Ketua DPRD Kota Tangerang dari Partai Golkar masih menunggu hasil seleksi internal, rapat pleno DPD, sebelum akhirnya nama yang disepakati diusulkan kepada DPP Partai Golkar. 

 

Senada, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Tangerang  sekaligus Ketua Tim Hosbeni Gonzala mengatakan, pembentukan tim seleksi merupakan bagian dari mekanisme internal partai untuk menentukan calon pengganti Ketua DPRD Kota Tangerang. ”Saat ini ada delapan anggota fraksi yang tersisa dan seluruhnya memiliki hak yang sama untuk mengajukan diri,” katanya.

 

Pria yang karib disapa Degon itu mengatakan,  tim bertugas melakukan penjaringan dan memeriksa kelengkapan administrasi kader yang berminat menjadi Ketua DPRD Kota Tangerang. Menurut dia, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan seluruh calon memenuhi persyaratan yang ditetapkan partai.

 

Data anggota juga akan diperbarui untuk memastikan kualifikasi calon masih sesuai ketentuan. ”Tugas tim seleksi murni pada verifikasi pemberkasan. Kami perlu memperbarui dan memverifikasi data para calon karena bisa saja ada perubahan kualifikasi pendidikan atau administrasi lainnya,” ujarnya.

 

Setelah verifikasi selesai, nama bakal calon akan dibawa ke forum pleno DPD Partai Golkar Kota Tangerang. Forum tersebut akan menetapkan sedikitnya tiga nama untuk selanjutnya direkomendasikan kepada DPP Partai Golkar melalui DPD Partai Golkar Provinsi Banten.

 

Keputusan akhir mengenai satu nama calon Ketua DPRD berada di tangan DPP Partai Golkar. Setelah DPP menerbitkan surat keputusan, nama yang ditetapkan akan disampaikan kepada DPRD Kota Tangerang sebagai usulan resmi partai. 

 

”DPP Partai Golkar yang memiliki kewenangan penuh untuk memutuskan satu nama. Surat keputusan dari DPP itulah yang nantinya diteruskan ke DPRD Kota Tangerang sebagai usulan resmi partai,” ujar Degon.

 

Degon menambahkan proses seleksi akan dilakukan secara cepat. Pimpinan DPD Partai Golkar Kota Tangerang meminta tim menyelesaikan verifikasi administrasi dalam tiga hari agar proses selanjutnya dapat segera dilakukan. ”Pak Ketua meminta agar panitia bekerja cepat. Target kami dalam waktu tiga hari verifikasi selesai sehingga hasilnya bisa langsung kita plenokan,” ujarnya.

 

Selain menyiapkan proses pergantian Ketua DPRD, DPD Partai Golkar Kota Tangerang juga telah menetapkan calon Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Tangerang yang ditinggalkan Rusdi. Berdasarkan berita acara perolehan suara KPU, Partai Golkar menetapkan Diana Rosiyana sebagai calon PAW. Diana merupakan peraih suara terbanyak berikutnya dalam pemilihan legislatif.

 

”Sesuai berita acara KPU, peraih suara terbanyak ketiga adalah Bu Diana. Kami sudah memutuskan beliau sebagai PAW almarhum Pak Rusdi,” katanya. Meski demikian, Golkar Kota Tangerang masih berkonsultasi dengan DPD Partai Golkar Provinsi Banten mengenai tahapan dan mekanisme teknis pergantian tersebut. (ari/made)

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit