TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemprov Banten Antar Jenazah Surakman ke Pemakaman

Reporter & Editor : AY
Kamis, 24 September 2026 | 18:05 WIB
Mewakili Gubernur Banten, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Banten Arif Agus Rakhman hadir dalam prosesi salat jenazah hingga pemakaman. Foto : Humas Pemprov
Mewakili Gubernur Banten, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Banten Arif Agus Rakhman hadir dalam prosesi salat jenazah hingga pemakaman. Foto : Humas Pemprov

PANDEGLANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten turut mengantarkan jenazah Surakman, kru kapal yang menjadi korban insiden laut di perairan Selat Sunda, hingga ke pemakaman di TPU Ki Demang, Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9/2026).


Mewakili Gubernur Banten, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Banten Arif Agus Rakhman hadir dalam prosesi salat jenazah hingga pemakaman.


“Atas nama Pemprov Banten, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga. Kami akan terus mendampingi dan berkomunikasi dengan keluarga,” kata Arif.


Ia mengatakan, Pemprov Banten juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta pihak terkait untuk menyampaikan setiap perkembangan informasi kepada keluarga.


Jenazah Surakman tiba di Masjid Agung Al Khusaeni sekitar pukul 10.45 WIB menggunakan ambulans. Setelah disalatkan, jenazah langsung dibawa ke TPU Ki Demang untuk dimakamkan.


Turut hadir Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono. Arif bersama jajaran kepolisian dan warga ikut mengantarkan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir.


Surakman sebelumnya ditemukan meninggal dunia di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dipulangkan ke Banten atas permintaan keluarga.


Surakman merupakan satu dari delapan orang yang dilaporkan hilang saat perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026. Rombongan tersebut terdiri dari lima jurnalis, dua kru kapal, dan seorang pemandu.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit