Kementerian PU Siapkan Tangsel Jadi Kota Berkelanjutan
Pamulang Educational Hub Titik Prioritas Pengembangan
SERPONG-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai disiapkan menjadi kawasan perkotaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menyusun rencana pengembangan infrastruktur perkotaan dengan kawasan Pamulang Educational Hub menjadi salah satu titik prioritas.
Kick off penyusunan rencana pengembangan infrastruktur pekerjaan umum kawasan perkotaan Tangerang Selatan itu digelar di Gedung Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Serpong, Selasa (11/8).
Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah II (BPIW) Kementerian PU, Airlangga Mardjono mengatakan, penyusunan rencana tersebut merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan pembangunan infrastruktur Tangsel dengan program prioritas nasional.
“Pertemuan ini merupakan kick off penting dalam rangka menyelaraskan visi pengembangan infrastruktur PU berbasis pengembangan kewilayahan sesuai dengan program prioritas nasional,” ujarnya.
Menurut Airlangga, Tangsel memiliki posisi strategis sebagai bagian dari Metropolitan Jabodetabek. Namun, pesatnya urbanisasi dan tingginya mobilitas masyarakat membuat pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara terpadu.
“Tangerang Selatan adalah bagian dari Metropolitan Jabodetabek. Kawasan ini menghadapi tekanan urbanisasi dan mobilitas regional yang sangat tinggi, sehingga tanpa pengelolaan yang terpadu, risiko urban sprawl meningkat dan daya dukung lingkungan juga akan menurun drastis,” katanya.
Dalam RPJMN 2025-2029, pembangunan kawasan Metropolitan Jakarta menjadi salah satu prioritas, termasuk penguatan konektivitas dan pemenuhan layanan dasar. Tangsel turut menjadi bagian dari upaya mencapai target Indeks Kota Berkelanjutan (IKB) dari baseline 44,51 menjadi 45,61 pada 2029.
“Ini menjadi target yang cukup berat yang harus kita capai dalam kurun RPJMN 2025 sampai dengan 2029, di mana salah satunya unsur adalah ada di kawasan perkotaan Tangerang Selatan,” tuturnya.
Airlangga menyebut, kajian yang dilakukan saat ini merupakan kelanjutan dari studi Rapid Planning and Assessment for Smart Living Cities (RPS) yang telah dilakukan sebelumnya. Dari kajian tersebut, kawasan Pamulang Educational Hub telah diidentifikasi sebagai salah satu titik fokus pengembangan.
“Dalam dokumen RPS tersebut, salah satu hasil kajian awalnya telah disepakati dan mengidentifikasi kawasan Pamulang Educational Hub sebagai titik fokus pengembangan prioritas ke depan,” jelasnya.
Kawasan prioritas yang dipetakan dalam kajian sebelumnya mencakup Pamulang, Setu, Serpong dan sekitarnya dengan luas sekitar 410,75 hektare. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain ketidakseimbangan ruang, keterbatasan sanitasi dan air minum, tekanan transportasi komuter serta perkembangan kawasan terbangun yang belum terarah.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Kementerian PU menyiapkan sejumlah opsi pengembangan. Di antaranya transport hub, revitalisasi pedestrian dan jalur sepeda, transportasi umum berbasis listrik, hingga konsep kampus link.
“Major project yang diusulkan sebelumnya tentunya diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada di bidang konektivitas. Misalnya pengembangan transport hub, revitalisasi pedestrian atau jalur sepeda, dan penyelenggaraan transportasi umum berbasis listrik,” katanya.
Selain konektivitas, pengembangan hunian bagi mahasiswa dan masyarakat berpenghasilan rendah serta peningkatan kualitas kampung kota juga menjadi perhatian. Sementara sektor ekonomi diarahkan melalui pengembangan Pamulang Creative Hub untuk memperkuat ekonomi lokal dan digitalisasi pasar.
Dari sisi lingkungan, pengembangan green blue infrastructure juga direncanakan melalui revitalisasi Situ Pamulang dan Situ Sasak.
Airlangga menegaskan, hasil kajian nantinya tidak berhenti pada dokumen perencanaan. Pemerintah juga akan menyusun rencana aksi jangka menengah serta menentukan major project yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kawasan.
“Nanti output-nya bukan hanya dokumen, tetapi juga ada rencana aksi jangka menengah serta pemilihan major project yang akan mengubah wajah kawasan ini secara signifikan,” pungkasnya.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 22 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




