TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Prabowo Dua Kali Berpidato di Parlemen Hari Ini, Sampaikan Pidato Kenegaraan dan RAPBN 2027

Reporter & Editor : AY
Jumat, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB
Presiden  Prabowo. Foto : Ist
Presiden Prabowo. Foto : Ist

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato sebanyak dua kali dalam rangkaian agenda kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).


Pidato pertama akan disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026. Setelah itu, Presiden akan kembali berpidato dalam Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD RI serta Rapat Paripurna DPR RI.


Dalam rangkaian tersebut, Prabowo akan menyampaikan Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara serta Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Selanjutnya, Presiden akan menyerahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya kepada pimpinan DPR dan DPD RI.


Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya memastikan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR tahun ini akan berlangsung lebih khidmat. Menurutnya, DPR telah melakukan introspeksi menyusul polemik yang terjadi dalam sidang tahun sebelumnya.


"Insyaallah nanti pada hari H kami semua akan tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

7
Puan menegaskan, anggota DPR tetap dapat mengekspresikan kegembiraan dalam momentum peringatan kemerdekaan, selama tetap memperhatikan suasana dan etika acara kenegaraan.


Menurut dia, polemik aksi berjoget sejumlah anggota DPR pada sidang tahun lalu terjadi secara spontan setelah rangkaian acara resmi selesai.


Sementara itu, Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI, Mahyu Darma, mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap rangkaian acara, termasuk pemilihan lagu, untuk mencegah terulangnya polemik serupa.


"Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan (lagu yang mengundang berjoget) gitu, sebenarnya, bukan ya, memang karena lagunya itu ya yang membawa," ujarnya.


Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin memastikan seluruh persiapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI telah berjalan optimal.


"Semua sudah dipersiapkan, baik itu gladi pertama maupun kedua. Baru saja selesai gladi bersih dan persiapannya sudah 90 persen rampung dengan melibatkan seluruh stakeholder. Rundown acara juga sudah terukur dengan baik," kata Sultan seusai meninjau kesiapan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Kamis (13/8/2026).


Sebagai tuan rumah pelaksanaan tahun ini, DPD RI mengusung tagline "Daerah Kuat, Indonesia Berdaulat" yang selaras dengan tema nasional. Sultan menegaskan, kekuatan Indonesia bertumpu pada persatuan seluruh daerah di Nusantara.


"Kunci utama kekuatan negara terletak pada persatuan, di mana Indonesia akan menjadi berdaulat jika seluruh daerah kuat dan solid," ujarnya.


Sultan juga mendukung imbauan Ketua DPR RI agar seluruh anggota parlemen menjaga sikap dan etika selama persidangan berlangsung.


Ia berharap seluruh rangkaian agenda kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat berlangsung aman, lancar, dan khidmat tanpa insiden yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.


Untuk memperkuat nuansa kebangsaan, rangkaian acara juga akan diwarnai dengan lagu-lagu nasionalisme dan perjuangan. Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan serta memperkuat semangat kebangsaan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit