Taklim Anak Hafidz Pemimpin Dunia Berkreasi Membuat Wayang
//Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan RI//
SERPONG-Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kegiatan Taklim Anak Hafidz Pemimpin Dunia yang digelar di Masjid TerasKota BSD, Serpong, Selasa (18/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) dengan mengusung tema “Anak Baik untuk Bangsa”.
Melalui tema tersebut, anak-anak diajak mengenal berbagai nilai kebaikan, cinta tanah air, serta pentingnya membangun karakter positif sejak usia dini.
Kegiatan dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak. Salah satunya melalui dongeng yang dibawakan Kak Nia, sehingga pesan moral dapat disampaikan secara ringan dan mudah dipahami peserta.
“Anak-anak perlu mendapatkan ruang belajar yang menyenangkan agar nilai-nilai kebaikan dapat mereka terima dengan cara yang sesuai dengan dunia mereka,” ujar Kak Nia dalam kegiatan tersebut.
Selain mendengarkan dongeng, para peserta juga mengikuti sejumlah aktivitas kreatif, seperti mewarnai dan membuat wayang.
Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mendorong anak untuk berani berekspresi, mengembangkan kreativitas, serta berinteraksi dengan teman-teman seusianya.
Pesan mengenai akhlak dan perilaku baik disampaikan melalui aktivitas yang interaktif. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berlangsung secara formal, tetapi tetap memberikan pengalaman edukatif bagi anak.
Momentum peringatan HUT ke-81 RI juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan semangat kebangsaan kepada anak-anak. Nilai cinta tanah air disampaikan dengan pendekatan sederhana yang disesuaikan dengan usia peserta.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin anak-anak mengenal kebaikan, memiliki rasa cinta terhadap bangsa, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan kreatif,” kata Kak Nia.
Kegiatan Taklim Anak Hafidz Pemimpin Dunia juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi anak. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pesan moral, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar melalui kegiatan seni dan kreativitas.
Aktivitas mewarnai dan membuat wayang memberikan kesempatan kepada anak untuk menuangkan ide dan imajinasi mereka. Kegiatan tersebut sekaligus melatih ketelitian dan keberanian dalam menunjukkan hasil karya.
Dengan mengusung tema “Anak Baik untuk Bangsa”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang memiliki kecerdasan, kreativitas, serta akhlak yang baik.
Anak-anak juga didorong untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan memahami bahwa mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sejak dini.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa masjid dapat menjadi ruang yang ramah bagi anak. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga dapat menjadi tempat belajar, bermain, berkarya, dan membangun karakter dalam suasana yang menyenangkan.
Melalui kegiatan yang kreatif dan edukatif, Taklim Anak Hafidz Pemimpin Dunia diharapkan dapat terus menghadirkan ruang positif bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang baik dan memiliki semangat membangun masa depan Indonesia.(dra)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Galeri | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu









