Setan Merah Tumbang Gara-Gara Dua Bola Mati Hull City
INGGRIS - Manchester United mengawali perjalanan di Liga Inggris 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Bertandang ke markas Hull City di MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026), Setan Merah takluk 0-2.
Dua gol kemenangan The Tigers dicetak Semi Ajayi pada menit ke-17 dan Nobel Mendy pada menit ke-38. Ironisnya, kedua gol tersebut sama-sama tercipta melalui situasi bola mati.
Gol pembuka Hull berawal dari sepak pojok Regan Slater yang diarahkan ke tiang jauh. Olie McBurnie menyambut umpan tersebut, tetapi sundulannya masih mampu ditepis kiper MU, Senne Lammens. Bola muntah kemudian langsung disambar Ajayi yang berdiri bebas di depan gawang.
Kelengahan lini belakang MU kembali terulang pada gol kedua. Berawal dari tendangan bebas Slater di sisi kiri, bola dikirim ke area berbahaya dan berhasil ditanduk Mendy tanpa mendapat pengawalan ketat.
Koordinasi pemain belakang Manchester United dalam mengantisipasi bola mati terlihat sangat buruk. Pada gol pertama, Ajayi bisa berada tanpa kawalan berarti di depan gawang. Brian Mbeumo dan Harry Maguire yang berada di area tersebut justru gagal mengantisipasi pergerakannya.
Situasi serupa terjadi pada gol kedua. Luke Shaw dan Noussair Mazraoui terlalu fokus mengawal Ajayi sehingga Mendy yang berada di belakang keduanya leluasa menyambut bola dengan sundulan.
Kelemahan tersebut menjadi faktor utama kekalahan MU. Sebab, Hull sebenarnya tidak terlalu dominan dalam menciptakan peluang melalui permainan terbuka.
The Tigers mencatat delapan tembakan sepanjang pertandingan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Tiga tembakan tepat sasaran Hull berasal dari situasi open play, termasuk sundulan McBurnie yang berhasil diamankan Lammens sebelum gol pertama tercipta.
Artinya, dua dari tiga tembakan tepat sasaran Hull melalui open play tidak menghasilkan gol. Sebaliknya, dua situasi bola mati justru menjadi mimpi buruk bagi Manchester United.
Masalah dalam mengantisipasi bola mati juga bukan persoalan baru bagi MU. Berdasarkan catatan FotMob, Manchester United kebobolan 14 gol dari situasi bola mati sepanjang musim lalu.
Manajer MU, Michael Carrick, kini dituntut segera membenahi persoalan tersebut. Jika koordinasi pertahanan saat menghadapi bola mati tidak segera diperbaiki, kelemahan ini berpotensi kembali menjadi titik lemah Setan Merah pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 21 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 14 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu








