Polisi Amankan 5 Pelajar Bawa Sajam Di Rengas
CIPUTAT TIMUR-Personel Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan rencana aksi tawuran di wilayah Ciputat Timur, Minggu (23/8) dini hari. Petugas yang melakukan patroli menemukan sekelompok pemuda di Jalan WR Supratman, Kelurahan Rengas, Ciputat Timur. Mereka diduga tengah bersiap melakukan aksi bentrokan.
Dalam penindakan tersebut, lima pelajar diamankan oleh petugas. Polisi juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rencana tawuran.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, dari lokasi petugas menyita satu golok dan dua celurit. Selain itu, polisi mengamankan dua sepeda motor dan empat telepon seluler.
“Lima pelajar kemudian dibawa petugas setelah ditemukan satu golok, dua celurit, dua sepeda motor, dan empat telepon seluler,” ujar Henik dalam keterangannya.
Selain mengamankan lima pelajar, petugas mendapati adanya kerusakan pada fasilitas milik warga di sekitar lokasi. Sebuah gerobak dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. “Peristiwa tersebut juga mengakibatkan satu gerobak milik warga mengalami kerusakan,” tambahnya.
Henik menjelaskan, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari langkah pencegahan untuk mengantisipasi aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, personel dituntut mampu mengenali potensi kerawanan dan mengambil tindakan dengan cepat ketika menemukan indikasi gangguan keamanan.
“Personel harus mampu membaca potensi kerawanan dan bertindak cepat ketika menemukan indikasi gangguan keamanan. Setiap temuan yang mengarah pada tindak pidana akan ditindaklanjuti sesuai prosedur bersama jajaran kewilayahan,” ujarnya.
Patroli tersebut merupakan bagian dari kegiatan KRYD rayonisasi yang menyasar sejumlah titik rawan. Sasaran kegiatan meliputi potensi kejahatan jalanan hingga kemungkinan aksi kekerasan antarkelompok.
Sebelum melakukan penyisiran di Jalan WR Supratman, personel Batalyon C Pelopor terlebih dahulu menyusuri sejumlah ruas jalan di kawasan Ciputat Timur dan Ciputat.
Setelah situasi di lokasi dinyatakan terkendali, lima pelajar yang diamankan beserta barang-barang yang ditemukan kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjalani proses lebih lanjut.
“Setelah kondisi terkendali, lima pelajar beserta barang yang ditemukan di lokasi diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses lebih lanjut,” jelas Henik.
Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika berada di luar rumah pada malam hingga dini hari.
Budi juga mengingatkan para pelajar agar tidak membawa senjata tajam atau mengikuti ajakan tawuran. Selain berpotensi menimbulkan korban, tindakan tersebut dapat membawa pelaku berhadapan dengan proses hukum.
“Kami mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak terlibat tawuran maupun kegiatan yang membahayakan,” kata Budi.
Ia meminta para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan melakukan kekerasan, termasuk melalui komunikasi di lingkungan pergaulan maupun media sosial.
“Jangan membawa senjata tajam dan jangan mudah terprovokasi ajakan untuk melakukan kekerasan. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera informasikan kepada kepolisian melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 17 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 14 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu








