Poltekkes Kemenkes Jakarta II Perkuat Pencegahan Stunting di Bogor, Libatkan Kader 18 Posyandu
BOGOR — Poltekkes Kemenkes Jakarta II melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) tahun 2026 mendorong upaya pencegahan stunting dengan memberdayakan kader kesehatan dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 di Desa Cibadung dan Desa Jampang, Kecamatan Gunungsindur, Jumat (21/8/2026). Program ini mengangkat tema “Pencegahan Stunting melalui Pelatihan dan Pemberdayaan Kader dan Tokoh Masyarakat mengenai Perilaku Hidup Bersih Sehat Rumah Tangga dan Sanitasi Lingkungan.”
Kegiatan diikuti kader kesehatan dari 18 Posyandu dan tokoh masyarakat dari kedua desa. Turut hadir Kepala Puskesmas Suliwer, Kepala Desa Cibadung, Sekretaris Desa Cibadung, serta Sekretaris Desa Jampang.
Ketua Tim Pengabmas Poltekkes Kemenkes Jakarta II, Tugiyo, mengatakan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, tidak hanya tenaga kesehatan.
“Pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Karena itu, kami mendorong kader Posyandu dan tokoh masyarakat untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, gizi seimbang, sanitasi lingkungan, serta pencegahan penyakit infeksi,” ujar Tugiyo dalam keterangan tertulis yang diterima tangselpos.id, Minggu (23/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai berbagai upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga dan masyarakat. Materi yang diberikan mencakup perilaku hidup bersih dan sehat, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, penerapan gizi seimbang, serta pencegahan penyakit infeksi kecacingan.
Empat materi utama diberikan kepada peserta. Materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Rumah Sehat disampaikan oleh Tugiyo.
Selanjutnya, materi Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT) disampaikan oleh Indah Restiaty. Materi Cegah Stunting melalui Gizi Seimbang disampaikan oleh Siti Mutia Rahmawati, sedangkan materi Pencegahan Penyakit Infeksi Kecacingan disampaikan oleh Wartiniyati.
Melalui pelatihan tersebut, kader Posyandu dan tokoh masyarakat diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu meneruskan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Keterlibatan kader dan tokoh masyarakat diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai pencegahan stunting, khususnya melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap sanitasi lingkungan.
Selain memberikan edukasi, Tim Pengabmas Poltekkes Kemenkes Jakarta II juga memberikan bantuan berupa alat pengukur tekanan darah atau tensimeter kepada 18 Posyandu yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu serta memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Cibadung dan Desa Jampang.
Kegiatan Pengabmas ini menjadi salah satu upaya Poltekkes Kemenkes Jakarta II dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi kesehatan serta penguatan peran kader dan tokoh masyarakat dalam pencegahan stunting.(*)
Oleh: Siti Mutia Rahmawati, Tugiyo, Indah Restiaty, Wartiniyati
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 19 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu








