Prabowo Perintahkan Sumur Bor di Ratusan Titik Panas Riau
RIAU — Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dilakukan lebih cepat, terutama ketika muncul titik panas atau hotspot.
Prabowo menegaskan aparat di lapangan tidak boleh menunggu hingga titik panas berkembang menjadi kebakaran. Langkah pencegahan harus segera dilakukan untuk mencegah api meluas.
“Jangan nunggu sampai jadi titik api. Masuk ke titik hotspot itu. Segera saja masuk, ambil tindakan,” ujar Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju Riau, Senin (24/8/2026).
Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima laporan terdapat 306 titik panas di Riau yang berpotensi berkembang menjadi karhutla. Dia kemudian meminta agar akses terhadap sumber air diperbanyak di lokasi-lokasi tersebut.
“Di tempat-tempat itu bisa dibikin bor air?” tanya Prabowo.
Prabowo selanjutnya menginstruksikan pembuatan sumur bor di sekitar 300 titik panas. Menurutnya, keberadaan sumur bor akan mempercepat akses air ketika ditemukan hotspot, sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum api membesar.
“Segera saja di 300 titik langsung bikin bor air. Begitu ada hotspot, bikin bor air di situ. Jangan tunggu titik api,” tegasnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau M. Edy Afrizal kemudian menjelaskan bahwa sumur bor dapat dibuat dengan kedalaman sekitar 30 hingga 50 meter.
“Kedalamannya dalam, enggak?” tanya Prabowo.
“Bisa antara 30 sampai 50 meter, itu bisa kita bikin (bor air),” jawab Edy.
Edy juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera melaksanakan instruksi tersebut.
“Siap, bisa, Pak. Bisa, Pak,” ujarnya.
Instruksi tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla di Riau dengan mempercepat akses air di sekitar wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 20 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu








