TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Jalan Sitanala Mulai Dilebarkan

Reporter & Editor : Redaksi
Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:30 WIB
ils
ils

 TANGERANG—Pengendara yang melintas di Jalan Sitanala, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, bakal mendapat ruas jalan yang lebih lebar. Pemkot Tangerang kini mulai membongkar badan jalan lama untuk pelebaran sepanjang 252 meter. Pengerjaan terlihat di ruas jalan sebelum akses putar balik atau u-turn di Jembatan Simpang Tujuh Kota Tangerang.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan pembongkaran jalan lama menjadi tahap awal proyek. Setelah dibongkar, tanah akan diuruk dan dipadatkan sebelum dilakukan pengecoran. "Progresnya sudah sangat signifikan, hari ini sudah mulai pembongkaran struktur jalan yang lama, setelahnya akan dipadatkan tanahnya, baru akan dicor dalam waktu dekat ini," kata Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (26/8).

 

Dia menyebut pengerjaan saat ini sudah mendekati 40 persen. Jika pengurukan dan pemadatan tanah selesai dalam beberapa hari ke depan, pengecoran badan jalan akan segera dilakukan. "Kalau diperkirakan sudah berjalan cepat hingga menuju 40 persen, tidak lama lagi akan dilebarkan," ujarnya.

 

Menurut Taufik, pelebaran ini ditujukan untuk memperlancar pergerakan kendaraan. Jalan Sitanala dinilai cukup strategis karena menjadi penghubung sejumlah jalur utama di Kota Tangerang. Meski pekerjaan berlangsung di badan jalan, Pemkot Tangerang memastikan tidak ada rekayasa lalu lintas selama proyek berjalan.

 

Selain Jalan Sitanala, pengerjaan rekonstruksi juga masih berlangsung di sejumlah ruas lain, yakni Jalan Sangego Bayur, Jalan Garuda Batuceper, dan Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari. "Kami memastikan tidak ada pemberlakukan rekayasa lalu lintas selama proyek perbaikan ini masih berlangsung," kata Taufik.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit