TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Jelang Asian Games 2026, PBSI Tarik 9 Wakil dari China Masters

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 01 September 2026 | 16:02 WIB
Tunggal putra andalan Indo esia Alwi Fajar. Foto : Ist
Tunggal putra andalan Indo esia Alwi Fajar. Foto : Ist

JAKARTA — PP PBSI menarik sembilan wakil Indonesia dari ajang China Masters 2026. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari pengaturan program atlet untuk memaksimalkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.


China Masters merupakan turnamen BWF World Tour Super 750 yang digelar di Shenzhen, China, pada 1-6 September 2026.


Tiga wakil yang dipastikan batal tampil adalah tunggal putra Alwi Farhan, tunggal putri Putri Kusuma Wardani, serta pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.


Sementara itu, enam wakil lainnya yang turut ditarik berasal dari sektor ganda putri dan ganda campuran.


Dari ganda putri, mereka adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.


Adapun dari sektor ganda campuran terdapat Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.


Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian mengatakan sembilan wakil tersebut masuk dalam daftar panjang (long list) kandidat tim Indonesia untuk Asian Games 2026.


"Karena mereka masuk dalam long list Asian Games, kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery, latihan, dan evaluasi," kata Eng Hian di Jakarta, Senin (31/8/2026).


Empat Wakil Tetap Tampil
Meski menarik sembilan wakil, Indonesia masih memiliki empat wakil yang akan bertanding di China Masters 2026.


Mereka adalah Jonatan Christie, pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta pasangan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.


Eng Hian menjelaskan, keputusan untuk tetap menurunkan sejumlah pemain disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet. Salah satunya untuk menjaga atau menambah poin peringkat dunia BWF.


Selain itu, keikutsertaan mereka juga diperlukan untuk mempertahankan sentuhan pertandingan atau match feel dan ritme bertanding sebelum menghadapi Asian Games.


"Keikutsertaan ini sekaligus untuk menjaga match feel dan ritme pertandingan sebelum Asian Games," ujar Eng Hian.


China Masters menjadi salah satu turnamen penting terakhir sebelum Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung pada 19 September-4 Oktober.


Cabang bulu tangkis sendiri mulai dipertandingkan pada 20 September. Artinya, para pemain hanya memiliki waktu sekitar dua pekan dari berakhirnya China Masters menuju persaingan di Asian Games.


Komposisi Tim Asian Games Belum Final


Eng Hian menegaskan, keputusan menarik sembilan pemain maupun tetap menurunkan empat wakil ke China Masters tidak otomatis menentukan komposisi final tim bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games 2026.


Para pemain yang masuk long list masih akan menjalani evaluasi berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari performa, kondisi fisik dan teknis, hingga kebutuhan tim.


"Mereka masih dalam long list dan tetap akan kami evaluasi berdasarkan performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan tim," kata Eng Hian.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit