Perebutan Starting XI Persija Makin Ketat
JAKARTA — Persaingan memperebutkan tempat di starting XI Persija Jakarta semakin sengit menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/27.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong (STY), memiliki banyak pilihan pemain di hampir setiap posisi. Kondisi ini membuat seluruh pemain dituntut menunjukkan performa terbaik demi mendapatkan kepercayaan tampil sejak menit pertama.
Kedalaman skuad menjadi salah satu modal penting Macan Kemayoran menghadapi kompetisi musim baru. Dengan dua hingga tiga pemain di setiap posisi, STY memiliki keleluasaan menentukan komposisi terbaik sesuai kebutuhan tim.
Persaingan tersebut merupakan hasil dari rangkaian persiapan Persija dalam beberapa bulan terakhir. Setelah tampil di Piala Presiden 2026, Persija menjalani pemusatan latihan selama dua pekan di Thailand.
Macan Kemayoran juga melakoni dua pertandingan uji coba dalam program tersebut, sebelum menutup rangkaian pramusim dengan menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional.
Rangkaian latihan dan pertandingan itu memberikan gambaran kepada STY mengenai perkembangan anak asuhnya. Pelatih asal Korea Selatan tersebut melihat peningkatan dalam sejumlah aspek, mulai dari tempo permainan, distribusi bola, koordinasi antarlini hingga kondisi fisik pemain.
Hasil pertandingan bukan menjadi satu-satunya tolok ukur bagi STY. Selama masa persiapan, Persija mencatatkan lima kemenangan, satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Meski demikian, STY tetap mengapresiasi kerja keras para pemain sepanjang menjalani program persiapan.
Kedalaman skuad yang semakin baik membuat persaingan internal Persija semakin menarik. Tidak ada pemain yang bisa merasa posisinya aman karena setiap tempat di starting XI harus diperjuangkan melalui performa di latihan maupun pertandingan.
“Sekarang persaingan di setiap posisi ada dua hingga tiga pemain dan semuanya tampil sangat baik. Jadi siapa pun yang bermain, tidak mudah mengetahui siapa yang akan menjadi pemain inti,” ujar Shin Tae-yong.
Persaingan ketat salah satunya terlihat di posisi penjaga gawang. Persija memiliki empat kiper dengan karakter dan pengalaman berbeda.
Andritany Ardhiyasa menjadi salah satu pemain senior yang telah lama menjadi bagian penting Persija. Sementara Hafizh Rizkianur menjadi opsi kiper muda dengan prospek menjanjikan.
Selain itu, ada Aqil Savik dan Nadeo Argawinata yang turut memperkuat sektor penjaga gawang. Keduanya memiliki pengalaman serta rekam jejak bersama klub masing-masing.
Dengan komposisi tersebut, STY memiliki sejumlah opsi untuk menentukan penjaga gawang utama pada setiap pertandingan.
Kondisi serupa juga terjadi di sektor lainnya. Banyaknya pilihan pemain menjadi keuntungan bagi Persija, terutama ketika harus menghadapi jadwal padat atau membutuhkan perubahan strategi selama pertandingan.
Pada akhirnya, performa di sesi latihan dan pertandingan akan menjadi penentu siapa yang mendapatkan kepercayaan STY untuk mengisi starting XI Persija pada musim 2026/27.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



