TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ini Momen Tepat Pakai Masker Menurut WHO dan Dokter RS Sari Asih Bintaro

Reporter & Editor : Redaksi
Selasa, 08 September 2026 | 19:26 WIB
Pakai masker bukan saja untuk menjaga kesehatan pernapasan.(Foto: Ai).
Pakai masker bukan saja untuk menjaga kesehatan pernapasan.(Foto: Ai).

PONDOK AREN-Masyarakat diinstruksikan kembali memakai masker akibat munculnya abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penggunaan masker selama ini kerap dipandang sebatas kebiasaan saat seseorang sedang menderita penyakit pernapasan. 
 

Padahal, penggunaan masker yang tepat dan situasional memiliki fungsi yang jauh lebih luas untuk menjaga kesehatan masyarakat secara umum.
 

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menjelaskan bahwa masker berfungsi mengurangi penyebaran penyakit pernapasan dengan cara menekan jumlah partikel infeksius yang keluar maupun terhirup seseorang, baik saat berbicara, batuk, bersin, maupun melakukan aktivitas lain.
 

Meski demikian, WHO menekankan bahwa pemakaian masker tidak harus dilakukan sepanjang waktu oleh semua orang. Perlindungan ini bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan serta lingkungan sekitar.
 

Dokter umum RS Sari Asih Bintaro, dr. Irviana Adyada menjelaskan, bahwa pemakaian masker sebaiknya tidak dipandang hanya sebagai kebiasaan saat wabah penyakit merebak.
 

“Masker merupakan salah satu upaya sederhana untuk membantu melindungi saluran pernapasan. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kondisi, misalnya ketika sedang sakit, berada di tempat ramai, berada di ruangan dengan ventilasi kurang baik, atau ketika kualitas udara sedang buruk,” ujar dokter yang akrab dipanggil dokter Irvi ini, Selasa (08/09/2026).
 

Menurut dokter Irvi, masyarakat juga perlu menyadari bahwa efektivitas masker sangat bergantung pada cara pemakainnya. Masker yang longgar atau hanya menutup mulut sementara hidung tetap terbuka tidak dapat memberikan perlindungan sebagaimana mestinya.
 

WHO merekomendasikan langkah penggunaan masker yang benar, dimulai dengan membersihkan tangan sebelum memegang masker, memastikan masker tidak rusak, serta menutup area hidung, mulut, hingga dagu secara rapat tanpa celah besar di sisi wajah. 
 

Selain itu, masyarakat diimbau tidak sering menyentuh bagian depan masker saat digunakan, melepaskannya lewat bagian tali, dan segera mencuci tangan kembali.
 

Sebagai perlindungan tambahan, WHO juga mengingatkan agar penggunaan masker tetap diimbangi dengan langkah pencegahan lain, seperti menjaga kebersihan tangan, memastikan ventilasi ruangan memadai.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit