AS di Ambang Gelar Kelima Beruntun, Prancis Incar Sejarah di Berlin
BERLIN – Amerika Serikat tinggal selangkah lagi untuk kembali mengukuhkan diri sebagai penguasa basket putri dunia. Namun, ambisi mempertahankan takhta itu mendapat tantangan serius dari Prancis yang untuk pertama kalinya mencapai partai final Piala Dunia Basket Putri FIBA.
Duel dua kekuatan tersebut tersaji di Berlin Arena, Minggu (13/9/2026) pukul 20.00 waktu setempat atau Senin (14/9) pukul 01.00 WIB.
AS melaju ke final setelah melewati perlawanan Spanyol dengan kemenangan 76-66 pada semifinal, Sabtu (12/9). Breanna Stewart tampil sebagai salah satu pemain kunci dengan sumbangan 16 poin dan enam rebound.
Pertandingan sempat berlangsung ketat. Kedua tim bahkan masih imbang 58-58 hingga memasuki kuarter keempat. Namun, AS menunjukkan mental juara pada periode penentuan. Pertahanan mereka semakin solid dan Spanyol hanya mampu mencetak delapan poin sepanjang kuarter terakhir.
Kemenangan itu sekaligus memperpanjang dominasi AS menjadi 35 kemenangan beruntun di Piala Dunia. Tim Negeri Paman Sam juga mencatat penampilan kelima berturut-turut di final dan berpeluang mengangkat trofi untuk ke-12 kalinya.
Di kubu seberang, Prancis datang dengan kisah yang tak kalah menarik.
Les Bleues memastikan tempat di final setelah menghentikan langkah tuan rumah Jerman dengan kemenangan telak 86-64. Gabby Williams menjadi sosok paling menonjol lewat kontribusi 22 poin, lima rebound, dan lima assist.
Hasil tersebut menciptakan sejarah baru bagi basket putri Prancis. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil menembus final Piala Dunia.
Williams pun menjadi ancaman utama yang harus diantisipasi pertahanan AS. Sepanjang turnamen, pemain Golden State Valkyries itu tampil konsisten dengan rata-rata 17,5 poin per pertandingan.
Pertarungan kedua negara juga membawa memori dari Olimpiade Paris 2024. Saat itu, AS dan Prancis bertemu dalam perebutan medali emas. AS keluar sebagai juara setelah menang sangat tipis, 67-66.
Dua tahun berselang, Prancis kembali memiliki kesempatan menghadapi AS dalam laga terbesar. Bedanya, kali ini taruhannya adalah gelar juara dunia.
Prancis tentu ingin menuntaskan penantian panjang dengan trofi pertama sekaligus membalas kekalahan dramatis di Paris. Sebaliknya, AS bertekad menjaga tradisi juara dan memperpanjang kekuasaannya di panggung basket putri internasional.
Pengalaman menjadi salah satu modal utama AS. Selain Stewart, mereka memiliki sederet pemain dengan kemampuan komplet seperti Caitlin Clark, Kahleah Copper, Paige Bueckers dan Angel Reese.
Prancis juga tidak kekurangan senjata. Selain Williams, Dominique Malonga menjadi bagian penting dari kekuatan tim yang tampil konsisten sepanjang turnamen. Mereka bahkan mampu melewati tekanan besar ketika menyingkirkan Jerman di hadapan pendukungnya sendiri.
Final di Berlin pun menjanjikan pertarungan antara tradisi dan ambisi. AS mengejar gelar kelima secara beruntun, sedangkan Prancis memburu mahkota dunia pertama dalam sejarah.
Final Piala Dunia Basket Putri FIBA 2026
Amerika Serikat vs Prancis
Minggu, 13 September 2026
20.00 waktu Berlin / 01.00 WIB, Senin (14/9) Berlin Arena, Berlin, Jerman
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu






