TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Berita Gunung Semeru Erupsi

Semeru Erupsi 4 Kali Pagi Ini, Warga Diminta Menjauh 13 Km dari Puncak

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 14 September 2026 | 10:27 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

LUMAJANG — Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas erupsi. Dalam beberapa jam pada Senin (14/9/2026) pagi, gunung api tersebut tercatat mengalami empat kali erupsi.
Erupsi terjadi masing-masing pada pukul 04.20 WIB, 05.53 WIB, 06.28 WIB, dan 09.41 WIB.


Pada erupsi terakhir pukul 09.41 WIB, tinggi kolom letusan teramati sekitar 400 meter di atas puncak atau mencapai sekitar 4.076 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal teramati mengarah ke timur.


Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi selama 105 detik.


Menyikapi peningkatan aktivitas tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi zona bahaya Gunung Semeru.
Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.


Di luar radius tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Kawasan ini berpotensi terdampak perluasan awan panas maupun aliran lahar yang dapat mencapai jarak hingga 17 kilometer dari puncak.


PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut masih rawan terhadap lontaran batu pijar.


Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar yang dapat meluncur melalui aliran sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Semeru.


Kewaspadaan khusus diperlukan di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga dapat terjadi di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.


PVMBG mengimbau masyarakat tidak mengabaikan batas aman yang telah ditetapkan dan selalu mengikuti perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit