Sayembara Desain Logo Hari Jadi Ke-18 Tangsel Berhadiah Total Rp 20 Juta
CIPUTAT-Desain logo Hari Jadi ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) disayembarakan. Masyarakat diminta ikut berpartisipasi pada lomba bertajuk NGELOGOIN Tangsel 2026 itu.
Ajang kreativitas itu mengusung tema “Langkah Besar Sang Juara”. Tema tersebut menjadi pijakan bagi peserta untuk menerjemahkan perjalanan Tangsel melalui karya visual yang menggambarkan semangat kemajuan, keberanian berinovasi, serta capaian kota yang terus berkembang.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, peringatan Hari Jadi tidak seharusnya hanya menjadi agenda seremonial pemerintah. Menurutnya, masyarakat juga perlu mendapat ruang untuk menuangkan gagasan dan melihat perkembangan Tangsel dari perspektif mereka masing-masing.
"Kami ingin Hari Jadi ke-18 Kota Tangerang Selatan menjadi momentum yang dirasakan bersama. Maka dari itu, kita membuka ruang seluas-luasnya bagi para kreator untuk menuangkan gagasan dan melihat Tangsel dari sudut pandang mereka melalui karya visual,” ujar Pilar, Selasa (15/9).
Melalui NGELOGOIN Tangsel 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel ingin menghadirkan identitas visual yang tidak sekadar menarik secara tampilan. Logo yang terpilih diharapkan mampu membawa cerita mengenai perjalanan Tangsel sekaligus menyampaikan semangat kota memasuki usia ke-18.
"Kami berharap karya yang lahir bukan hanya bagus secara visual, tetapi juga memiliki cerita dan makna yang mampu merepresentasikan semangat Tangerang Selatan di usia ke-18,” kata Pilar.
Tema “Langkah Besar Sang Juara” sendiri memiliki pesan yang saling berkaitan. “Langkah” menggambarkan proses dan perjalanan, sementara “Besar” mencerminkan keberanian, inovasi, serta dampak yang lebih luas. Adapun “Sang Juara” menjadi simbol semangat untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik.
Tak hanya menjadi ajang memilih logo Hari Jadi, sayembara tersebut juga menjadi panggung bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya desainer dan talenta lokal, untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Peserta yang ingin ambil bagian tidak harus warga Tangsel. Sayembara terbuka bagi masyarakat yang memiliki KTP atau berdomisili di Kota Tangsel, Kota Tangerang, maupun Kabupaten Tangerang.
Peserta dapat mengikuti kompetisi secara perorangan maupun kelompok dengan jumlah anggota maksimal tiga orang. Setiap peserta juga diperbolehkan mengirimkan paling banyak dua karya.
Tidak ada biaya pendaftaran dalam ajang tersebut. Namun, karya yang dikirim wajib merupakan hasil orisinal peserta dan belum pernah dipublikasikan ataupun diikutsertakan dalam kompetisi lain.
Desain yang dibuat tidak mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Untuk penggunaan warna, logo dibatasi maksimal tiga warna utama. Gradasi tetap diperbolehkan selama tidak keluar dari batas tersebut dan logo tetap mudah dibaca serta diterapkan pada berbagai media.
Rangkaian NGELOGOIN Tangsel 2026 dimulai dengan pendaftaran sekaligus proses kurasi pada 13-27 September 2026. Dari seluruh karya yang masuk, akan dipilih lima finalis untuk mengikuti Co-Creation Lab pada 28 September hingga 2 Oktober.
Setelah itu, proses penjurian dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026. Satu karya terbaik akan ditetapkan menjadi logo dan identitas visual resmi Hari Jadi ke-18 Kota Tangsel.
Pemenang utama berhak memperoleh hadiah apresiasi sebesar Rp 10 juta. Sementara, empat peserta yang masuk sebagai finalis masing-masing mendapatkan apresiasi Rp 2,5 juta. Seluruh finalis juga akan memperoleh sertifikat dan merchandise NGELOGOIN Tangsel 2026.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang disediakan panitia atau melalui email [email protected]. Adapun hak cipta logo dan identitas visual yang terpilih nantinya menjadi milik Pemkot Tangsel.
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu






