Redkar Kelurahan Cipayung Konsolidasi, Perkuat Pencegahan Kebakaran
CIPUTAT TIMUR-Relawan Pemadam Kebakaran atau Redkar Kelurahan Cipayung gelar konsolidasi, Selasa (22/9). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas pihak dalam upaya pencegahan kebakaran di lingkungan warga.
Koordinasi yang dibangun melibatkan Redkar, Pemerintah Kelurahan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta masyarakat. Tujuan utamanya adalah meningkatkan edukasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi keadaan darurat yang bisa terjadi kapan saja.
Dalam konsolidasi tersebut, perwakilan Damkar, Riki menyampaikan, bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam mengundang petugas Damkar untuk sosialisasi.
Menurutnya, edukasi kebencanaan tidak harus menunggu program resmi dari pemerintah.
Ketua RT/RW maupun warga secara umum dapat berinisiatif mengundang Damkar secara langsung.
"Kalau dari warga ada inisiatif, misalnya Pak RT atau RW mau mengundang Damkar untuk sosialisasi kepada warga, silakan diinformasikan," ujar Riki dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang bagi warga yang ingin mendapatkan edukasi.
"Kalau memang mau secara edukasi, silakan undang langsung. Bisa melalui Ketua Redkar, kelurahan, atau langsung ke Damkar. Nanti kami akan datang," jelasnya.
Riki juga menjelaskan, bahwa sosialisasi sangat penting untuk memberikan pemahaman dasar kepada warga. Mulai dari pencegahan kebakaran rumah tangga, penggunaan listrik yang aman, hingga penanganan awal saat terjadi kebakaran.
Sementara, Lurah Cipayung, Dini Nurlianti yang turut hadir dalam konsolidasi tersebut menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap keberadaan Redkar di tingkat kelurahan tidak hanya berfungsi saat kejadian kebakaran saja.
Redkar diharapkan lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan sejak dini.
"Keberadaan Redkar harus bisa menjadi edukator di lingkungan warga, bukan hanya saat terjadi kebakaran," kata Dini.
Sosialisasi dapat dilakukan di berbagai tempat, seperti di lingkungan RT dan RW, perumahan, fasilitas umum, maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan pemahaman mengenai keselamatan kebakaran.
Dengan koordinasi yang baik, masyarakat akan memiliki akses yang lebih mudah terhadap informasi serta bantuan ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungannya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Selebritis | 2 hari yang lalu
TangselCity | 18 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu





