TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Parade Tujuh Kecamatan Semarakkan Pembukaan MTQ ke-17 Tangsel

462 Kafilah Siap Unjuk Kemampuan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Sabtu, 07 November 2026 | 11:09 WIB
MTQ ke-17 tingkat Kota Tangerang Selatan berlangsung meriah di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Jumat (6/11) malam. (tangselpos/rachman)
MTQ ke-17 tingkat Kota Tangerang Selatan berlangsung meriah di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Jumat (6/11) malam. (tangselpos/rachman)

SERPONG – Pagelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-17 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berlangsung meriah di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Jumat (6/11) malam. Beragam penampilan dan kreasi menarik dari tujuh kecamatan mewarnai pembukaan ajang tahunan tersebut.

 

Kemeriahan diawali dengan defile atau parade kafilah dari masing-masing kecamatan. Satu per satu kontingen memasuki area kegiatan dengan menampilkan kekompakan barisan, atribut, serta berbagai kreasi bernuansa Islami. Suguhan tersebut sukses menarik perhatian masyarakat yang hadir menyaksikan pembukaan MTQ.

 

Setiap kecamatan berupaya menampilkan keunikan masing-masing. Mulai dari kostum, dekorasi hingga atraksi yang menambah semarak suasana. Salah satu yang mencuri perhatian adalah penampilan kafilah Kecamatan Setu.

 

Tak hanya memperlihatkan kekompakan seluruh unsur dalam barisan, kontingen Kecamatan Setu juga menghadirkan kreasi dekorasi yang cukup atraktif. Replika unta seolah berjalan menjadi pemandangan unik dalam parade tersebut. Selain itu, terdapat pula penampilan seorang pria bersorban yang seolah tengah melayang di atas karpet terbang.

 

Kreasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan menambah warna dalam parade kafilah. Antusiasme peserta maupun masyarakat yang menyaksikan membuat suasana pembukaan MTQ semakin semarak.

 

Setelah parade kafilah, MTQ ke-17 secara resmi dibuka melalui prosesi pemukulan bedug oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel Bambang Noertjahjo, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penyelenggaraan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi upaya bersama untuk membumikan Al-Qur'an, memperkuat syiar Islam, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.

 

"Melalui kegiatan ini kita berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas," ujarnya.

 

 

Benyamin menyampaikan apresiasi kepada LPTQ, panitia penyelenggara, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda, alim ulama, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQ ke-17.

 

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam menyaksikan dan meramaikan rangkaian kegiatan menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap Al-Qur'an semakin tumbuh dan membudaya di tengah keluarga masyarakat Tangsel.

 

"Ini merupakan bukti nyata bahwa semangat kecintaan kepada Al-Qur'an semakin hidup dan membudaya di tengah-tengah keluarga kita di Kota Tangerang Selatan," ungkapnya.

 

Pada penyelenggaraan tahun ini, MTQ ke-17 diikuti sebanyak 462 kafilah yang merupakan perwakilan terbaik dari tujuh kecamatan. Sebanyak 11 cabang perlombaan digelar di sejumlah lokasi, yakni venue utama Puspemkot Tangsel, Aula Balai Kota Tangsel, serta SMPN 18 Tangsel.

 

Cabang yang diperlombakan meliputi seni baca Al-Qur'an, qiraah Al-Qur'an, hafalan Al-Qur'an, tafsir Al-Qur'an, pemahaman Al-Qur'an, syarhil Al-Qur'an, seni kaligrafi Al-Qur'an, karya tulis Al-Qur'an, hafalan hadis, dan qiraatul kutub.

 

Selain itu, penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan sejumlah kategori eksibisi sebagai inovasi baru. Di antaranya golongan tilawah bagi ASN, TNI/Polri dan instansi vertikal, golongan tartil Al-Qur'an bagi penyandang disabilitas tunawicara, serta festival seni Islami.

 

Benyamin berharap, seluruh peserta dapat menjadikan MTQ sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat tali persaudaraan.

 

"Kepada seluruh kafilah dari tujuh kecamatan, saya ucapkan selamat berlomba. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan niat yang tulus hanya karena Allah SWT. Jadikan momentum MTQ ini untuk saling mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di antara kita sekalian," tuturnya.

 

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi kemeriahan pembukaan MTQ ke-17 Tangsel. Ia menilai, parade kafilah yang melibatkan camat, unsur kepolisian, para kiai, ustaz, ustazah hingga qari dan qariah menunjukkan besarnya dukungan berbagai elemen masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

 

Dimyati berharap, MTQ dapat menjadi momentum untuk kembali mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur'an. Terlebih, di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin lekat dengan kehidupan sehari-hari.

 

Menurutnya, MTQ harus mampu menumbuhkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya membaca Al-Qur'an, tetapi juga memahami dan mengamalkan kandungannya.

 

"Spiritnya adalah semangat untuk membaca Al-Qur'an, yang kedua adalah menghayati Al-Qur'an, yang ketiga mengamalkan Al-Qur'an," katanya.

 

Ia berharap, melalui penyelenggaraan MTQ, kehidupan masyarakat semakin religius dan nilai-nilai Al-Qur'an dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, MTQ tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki akhlak mulia dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit