TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pertamina Jadikan MotoGP Mandalika Panggung Global

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:52 WIB
MotoGP Mandalika. Foto ; Ist
MotoGP Mandalika. Foto ; Ist

MANDALIKA - Pertamina terus memperkuat langkahnya menjadi perusahaan energi berkelas dunia. Salah satunya melalui ajang balap motor bergengsi, Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika.


Gelaran yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 9-11 Oktober 2026, bukan sekadar arena adu cepat para pembalap dunia. Event ini juga menjadi panggung Pertamina memperkenalkan produk, teknologi, layanan, serta ekosistem bisnisnya kepada pasar internasional.


Berbagai lini bisnis Pertamina terlibat dalam ekosistem MotoGP. Mulai dari produk bahan bakar dan pelumas, tim balap, layanan penerbangan, hospitality, hingga rantai pasok dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Strategi tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi Pertamina sebagai global energy brand.


Peneliti Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Anggi Putri Kurniadi, mengatakan dukungan Pertamina terhadap MotoGP idealnya tidak berhenti pada sponsorship.


“Dukungan (Pertamina) ini idealnya jangan berhenti pada sponsorship saja, tetapi berlanjut melalui program yang menghubungkan event dengan UMKM, pariwisata, tenaga kerja, dan rantai pasok lokal sepanjang tahun,” kata Anggi.


Besarnya potensi MotoGP sebagai penggerak ekonomi juga terlihat dari penyelenggaraan tahun 2025.

Berdasarkan data Mandalika Grand Prix Association (MGPA), jumlah penonton mencapai 140.324 orang. Angka tersebut meningkat 15,73 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 121.252 penonton.


Mengacu studi Lembaga Teknologi Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI ITB), InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat dampak ekonomi nasional dari MotoGP Mandalika 2025 mencapai Rp4,96 triliun.


Sementara kajian Kementerian PPN/Bappenas memperkirakan dampak ekonomi berada di kisaran Rp2,7 triliun hingga Rp4,7 triliun. Angka tersebut mencakup dampak langsung, tidak langsung, hingga dampak lanjutan terhadap berbagai sektor ekonomi.


Tak hanya ekonomi, MotoGP Mandalika juga memberikan efek besar terhadap promosi pariwisata Indonesia. Kajian Bappenas mencatat eksposur media global selama penyelenggaraan 2025 menghasilkan Advertising Value Equivalency (AVE) sebesar 361,6 juta euro atau sekitar Rp6,9 triliun.


Promosi Produk di Panggung Dunia
Pertamina memanfaatkan ekosistem motorsport global untuk memperkenalkan sejumlah produknya.


Pelumas Enduro dipromosikan melalui Pertamina Enduro VR46 Racing Team, tim satelit Ducati milik legenda MotoGP Valentino Rossi. Tim tersebut diperkuat Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli.


Sementara Pertamax Turbo digunakan sebagai bahan bakar safety car dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Safety car bertugas memastikan keamanan lintasan ketika terjadi insiden maupun kondisi yang membutuhkan pengawasan khusus.


Pertamina juga menguji keandalan produk melalui program Touring to Mandalika. Sebanyak 120 pengendara dari berbagai komunitas roda dua menempuh perjalanan darat dari Jakarta menuju Mandalika.


Program tersebut tidak hanya menjadi perjalanan menuju sirkuit, tetapi juga dikemas sebagai ajang edukasi energi, sport tourism, penguatan komunitas, sekaligus uji penggunaan BBM dan pelumas Enduro.


Dalam perjalanan, para rider singgah di Kilang atau Refinery Unit (RU) Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026). Mereka mendapat kesempatan melihat langsung proses pengolahan minyak mentah hingga pengujian kualitas BBM.


Kilang Balongan memiliki kapasitas pengolahan 150 ribu barel minyak per hari dan menjadi salah satu pemasok BBM untuk wilayah Jakarta, Banten, serta sebagian besar Jawa bagian barat.


Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari edukasi publik mengenai proses penyediaan energi.


“Kami tidak hanya memberikan pengalaman baru kepada para rider, tetapi juga menunjukkan upaya Pertamina menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, sekaligus memperlihatkan uji kualitas BBM melalui tahap berlapis di laboratorium berstandar internasional,” ujar Baron.


Setelah itu, para rider melanjutkan perjalanan melewati sejumlah titik yang berkaitan dengan rantai bisnis Pertamina di Pulau Jawa, Bali, hingga Lombok.


“Touring ini menjadi pengalaman langsung untuk melihat kesiapan produk dan layanan Pertamina sepanjang perjalanan menuju Mandalika. Para rider bisa merasakan langsung ketersediaan BBM, pelumas, serta dukungan layanan di berbagai titik yang mereka lalui,” jelas Baron.


Sesampainya di Mandalika, para peserta juga mendapatkan pengalaman menginap di Pertamina Camping Ground yang dikelola Patra Facility Management, bagian dari Patra Jasa.


Pastikan Energi Tetap Aman
Mengantisipasi peningkatan mobilitas selama MotoGP, Pertamina menyiagakan tujuh SPBU yang tersebar di Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram.


Pasokan BBM juga diperkuat di sejumlah jalur wisata dan akses menuju Pertamina Mandalika International Circuit.


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan penonton tetap terpenuhi selama perhelatan MotoGP berlangsung.


Dengan seluruh ekosistem tersebut, Pertamina tidak hanya hadir sebagai sponsor. Perusahaan menjadikan MotoGP Mandalika sebagai ruang untuk menguji produk, memperkenalkan bisnis, memperkuat jaringan, sekaligus membangun citra sebagai perusahaan energi Indonesia yang mampu bersaing di panggung global.
 

Epaper
Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit