Penataan Kawasan Kumuh Disperkimta Diapresiasi Warga Kranggan
SETU — Program penataan kawasan permukiman yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat apresiasi warga Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu. Pembenahan jalan lingkungan dan drainase membuat kawasan permukiman lebih rapi, bersih, dan nyaman.
Dukungan warga terhadap program tersebut tidak hanya disampaikan melalui ucapan, tetapi juga diwujudkan dengan merelakan sebagian tanah milik pribadi untuk pembangunan jalan lingkungan. Langkah ini dilakukan demi memperbaiki akses jalan yang digunakan masyarakat sehari-hari.
Madyani (55), warga Kampung Koceak, Kelurahan Kranggan, mengatakan keluarganya telah merelakan sebagian tanah untuk mendukung pembangunan jalan. Menurutnya, akses jalan yang lebih baik dapat mempermudah aktivitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.
“Program ini bagus karena jalan lingkungan bisa tertata rapi dan cantik pakai paving block tiga dimensi sehingga tidak ada kesan kumuh,” ungkapnya, Selasa (20/1).
Ia berharap program penataan kawasan permukiman dapat terus dilanjutkan, sehingga semakin banyak lingkungan di Tangsel yang mendapatkan pembenahan serupa.
Apresiasi juga disampaikan Enung (52), warga Kranggan. Ia merasakan langsung perubahan setelah jalan lingkungan dan saluran drainase dibenahi. Kondisi jalan yang sebelumnya becek kini lebih nyaman dilalui, sementara saluran air terlihat lebih tertata.
“Jalannya jadi enggak becek, saluran drainasenya juga jadi tidak terlihat berantakan,” tuturnya.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel pada 2026 melaksanakan program penataan kawasan permukiman di tiga lokasi, yakni Kranggan, Perigi, dan Pondok Aren.
Kepala Bidang Permukiman Disperkimta Tangsel, Odi, mengatakan penentuan lokasi penataan dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek. Mulai dari kondisi lingkungan, sanitasi, sosial ekonomi masyarakat, hingga ketersediaan sarana dan prasarana permukiman.
Khusus di Kranggan, penataan meliputi pembenahan jalan lingkungan, pembangunan saluran drainase, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya di sejumlah titik yang belum memiliki penerangan memadai.
Saat ini, progres pemasangan PJU di wilayah tersebut mencapai sekitar 20 persen. Kehadiran penerangan jalan diharapkan dapat menambah kenyamanan dan mendukung aktivitas warga pada malam hari.
Kepala Disperkimta Tangsel, Aries Kurniawan, mengatakan penataan kawasan permukiman merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas lingkungan hunian masyarakat.
Pelaksanaan program tersebut mencakup pembenahan infrastruktur dasar dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi setiap kawasan. Dengan begitu, lingkungan permukiman diharapkan menjadi lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
"Pelaksanaannya mencakup pembenahan infrastruktur dasar dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi kawasan," tandasnya.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 20 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




