TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pabrik Sepatu PWI 6 di Lebak Tutup Operasional, 1.000 Pekerja Terdampak

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB
PENJELASAN. Para pekerja sedang dikumpulkan untuk diberi penjelasan soal penutupan operasional PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)
PENJELASAN. Para pekerja sedang dikumpulkan untuk diberi penjelasan soal penutupan operasional PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

LEBAK - Penutupan operasional PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, berdampak terhadap sekitar 1.000 pekerja. Pabrik yang memproduksi alas kaki tersebut berhenti beroperasi pada bulan Oktober 2026, setelah kontrak sewa gedung berakhir dan tidak diperpanjang.

 

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak, Rully Chaeruliyanto, mengatakan, pihak perusahaan telah menyampaikan alasan penutupan kepada Disnaker Lebak.

 

“Kalau ke kita, tidak ada pembicaraan mengenai masalah lain. Mereka menyampaikan bahwa masa kontrak sewa gedung sudah habis dan tidak diperpanjang lagi,” kata Rully, kepada awak media, Minggu (25/10).

 

Rully mengaku, belum mengetahui apakah perusahaan akan memindahkan kegiatan operasionalnya ke daerah lain. Disnaker Lebak juga belum mendapat informasi mengenai perusahaan baru yang akan menempati bekas pabrik tersebut.

 

Terkait hak pekerja, Rully menyatakan, pihaknya belum menerima laporan dari serikat pekerja mengenai persoalan pembayaran pesangon tersebut.

 

Namun lanjutnya, berdasarkan informasi yang diterima pihak Disnaker Lebak, pesangon para pekerja disebut telah dibayarkan perusahaan.

 

“Untuk pesangon, sejauh ini tidak ada laporan dari serikat pekerja. Informasinya, pesangon dan sebagainya sudah dibayarkan,” katanya.

 

Meski begitu, Disnaker belum merinci jumlah pekerja yang telah menerima pesangon maupun besaran pembayaran yang diberikan.

 

Rully mengatakan, Disnaker Lebak akan mengupayakan agar para pekerja terdampak bisa kembali mendapatkan pekerjaan apabila ada perusahaan baru yang beroperasi di wilayah tersebut.
 

Menurutnya, pengalaman para mantan pekerja di sektor manufaktur menjadi modal untuk kembali terserap di dunia kerja. “Kalau ada perusahaan baru, kita utamakan mereka yang terdampak ini karena sudah punya pengalaman. Akan kita upayakan,” kata Rully.

 

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai perusahaan baru yang akan beroperasi di lokasi PWI 6 maupun pembukaan lowongan kerja bagi para pekerja yang terdampak.

Komentar:
Berita Terkini
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit