TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Gratis untuk Semua

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:31 WIB
Dufan Ancol. Foto : Ist
Dufan Ancol. Foto : Ist

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tiket masuk Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan tidak bisa digratiskan untuk seluruh masyarakat. Saat ini, fasilitas gratis diberikan khusus kepada anak-anak penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).


“Ancol dan Ragunan itu gratis bagi anak-anak penerima KJP. Jadi tidak gratis bagi siapa pun, gratis bagi penerima Kartu Jakarta Pintar dan itu sudah kita lakukan,” ujar Pramono di Jakarta Utara, Selasa (27/10/2026).


Pramono menanggapi tuntutan warga yang meminta Pemprov DKI menggratiskan tiket masuk kedua destinasi wisata tersebut. Menurutnya, kebijakan gratis untuk seluruh pengunjung tidak memungkinkan karena pengelolaan dan perawatan kawasan membutuhkan biaya besar.


“Makanya saya juga heran kalau kemudian ada permintaan untuk gratis bagi semua masyarakat, ya enggak mungkin lah untuk dipenuhi,” tegasnya.
Ia menambahkan, biaya perawatan diperlukan untuk menjaga fasilitas dan kenyamanan pengunjung, baik di Ancol maupun Ragunan.


“Karena apa pun untuk merawat, memelihara baik di Ancol maupun Ragunan memerlukan biaya,” ujarnya.
Sebelumnya, kelompok Warga Jakarta Bersatu menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (27/10/2026). Mereka mendesak Pramono merealisasikan janji kampanye untuk menggratiskan tiket masuk Ancol dan Ragunan.


Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah poster yang menagih janji tersebut. Salah satunya bertuliskan, “Pantai Bali aja gratis, masa Pantai Ancol bayar.”


Perwakilan Warga Jakarta Bersatu, Novi, juga menyoroti mahalnya biaya kunjungan ke Ancol, terutama bagi sekolah yang mengadakan kegiatan study tour. Ia mempertanyakan kemungkinan sekolah, termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD), mengajukan permohonan agar mendapat keringanan biaya masuk.


Namun, hingga kini, Pemprov DKI masih membatasi fasilitas tiket gratis bagi anak-anak penerima KJP. Pengunjung lainnya tetap dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit