Diperkuat Pemain Muda Bertalenta, Sepak Bola Tangsel Pede Raih Emas di Porprov
CIPUTAT – Tim sepak bola Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Diperkuat 25 pemain muda bertalenta, skuad Tangsel optimistis mampu meraih medali emas dalam ajang olahraga empat tahunan tersebut.
Sepak bola menjadi cabang olahraga (cabor) pertama yang dipertandingkan dalam Porprov VII Banten 2026. Pertandingan dijadwalkan mulai bergulir pada 11 November, sebelum upacara pembukaan yang direncanakan berlangsung pada 15 November mendatang.
Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha mengatakan, persiapan tim sejauh ini berjalan sesuai rencana. Para pemain masih menjalani latihan rutin dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik dan pematangan strategi permainan.
Erlangga mengungkapkan, PSSI juga telah menjadwalkan satu kali uji coba terakhir pada Senin (9/11), atau dua hari sebelum pertandingan resmi dimulai.
"Kalau sekarang sih masih latihan fisik aja, latihan taktik gitu dan yang lain-lainnya. Terus kemudian pemain saat ini yang ikut latihan itu sudah fix pemain. Itu 25 orang," ujarnya, kepada Tangsel Pos, Selasa (3/11).
Untuk uji coba terakhir, PSSI Tangsel masih mencari tim lawan yang dinilai sesuai. Lawan yang dipilih adalah tim dengan level di bawah Tangsel agar kondisi fisik pemain tetap terjaga menjelang pertandingan. Uji coba tersebut lebih diarahkan untuk membangun kepercayaan diri sekaligus melihat kesiapan akhir tim.
Dari sisi perlengkapan, kebutuhan pemain juga telah disiapkan, termasuk tiga set seragam pertandingan dengan warna utama putih dan toska.
Dari total 25 pemain yang masuk skuad, delapan di antaranya memiliki pengalaman bermain di kompetisi Elite Pro atau liga junior level utama. Beberapa pemain bahkan berasal dari klub seperti Persija Jakarta dan Dewa United.
Menurut Erlangga, komposisi pemain yang disiapkan saat ini didominasi atlet muda dengan rentang usia rata-rata 16 hingga 17 tahun. Pembinaan pada kelompok usia tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan jangka panjang untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON dan PON.
Meski mengandalkan pemain muda, PSSI Tangsel memasang target tinggi. Medali emas menjadi sasaran utama yang harus diperjuangkan seluruh pemain.
"Targetnya harus emas. Semua materi pemain, materi fisik dan lain-lain itu kita sudah siapkan secara matang karena targetnya itu emas," tegasnya.
Erlangga juga menekankan pentingnya kemenangan sejak pertandingan pertama. Kendati hingga kini belum menerima jadwal resmi maupun calon lawan, ia meminta seluruh pemain memiliki mental bertanding dan semangat juang tinggi.
Jadwal pertandingan dan pembagian grup nantinya akan diketahui melalui Technical Meeting (TM) yang dijadwalkan pada 10 November. Dalam format kompetisi yang disiapkan, peserta akan dibagi ke dalam dua grup. Tim yang lolos dari fase grup selanjutnya melaju ke babak semifinal.
Selain persiapan teknis, Erlangga turut memberikan perhatian terhadap kesiapan mental para pemain. Ia mengingatkan bahwa kesempatan tampil di Porprov merupakan momen penting yang belum tentu datang dua kali dalam perjalanan karier mereka sebagai atlet.
Ia meminta para pemain tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga mengutamakan kepentingan tim dan membawa nama baik Kota Tangsel.
"Besok itu bukan perhelatan individu, tapi perhelatan sebagai tim dan membawa nama Tangsel," pesannya.
Sebagai bentuk motivasi tambahan, Askot PSSI Tangsel juga menyiapkan bonus bagi pemain yang mampu memenuhi target kemenangan, terutama jika berhasil meraih gelar juara.
"Pastinya dong, pastinya. Jadi kemarin pertemuan terakhir, saya sudah sampaikan ke teman-teman, artinya target-target yang harus dicapai gitu ya, khususnya apabila menang dan lebih khusus lagi kalau misalkan juara ada bonus-bonus yang insyaallah nanti kita siapkan dari PSSI Tangsel," ungkapnya.
Sementara itu, peluang tim sepak bola putri untuk tampil di Porprov VII Banten masih terkendala jumlah peserta. Berdasarkan komunikasi terakhir, hanya Tangsel, Kota Tangerang, dan Kota Serang yang menyatakan kesiapan mengikuti kompetisi.
Sebelumnya, Kabupaten Lebak juga diharapkan dapat berpartisipasi agar jumlah peserta memenuhi persyaratan minimal empat daerah. Namun, berdasarkan informasi terakhir, Kabupaten Lebak belum siap mengirimkan tim.
Dengan kondisi tersebut, pertandingan sepak bola putri berpotensi tidak digelar. Terlebih, Kota Tangerang disebut belum bersedia apabila hanya dilaksanakan sebagai pertandingan eksibisi. Karena itu, PSSI Tangsel kini memusatkan perhatian pada persiapan tim putra untuk mengejar target medali emas.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 10 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 10 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Selebritis | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



