Pelajar Diberi Pemahaman Berpikir Global Bertindak Lokal

PANDEGLANG - Supaya dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pemikiran global dan bertindak lokal, para pelajar Madrasah Aliyah (MA) Syekh Manshur Kalahang, Kecamatan Cimanuk, Pandeglang, tengah diberi pelatihan melalui program P5RA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin).
Kegiatan yang mengusung tema “Berpikir Global, Bertindak Lokal” itu, dilaksanakan di gedung serbaguna MA Syekh Manshur, Rabu (26/2). Kegiatan itu juga dihadiri oleh kepala sekolah dan dewan guru MA Syekh Manshur, serta mahasiswa yang sedang Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Kepala Sekolah MA Syekh Manshur, Sri Yulyastuti mengungkapkan, kegiatan P5RA bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila melalui pemikiran global dan tindakan yang relevan dengan kondisi lokal.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, baik bagi siswa maupun masyarakat sekitar dengan mengajarkan pentingnya berpikir secara luas, namun bertindak dengan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal,” kata Sri Yulyastuti, Rabu (26/2).
Salah seorang Mahasiswa PPL, Ibin Tarmon mengaku, sangat berharap kegiatan yang dilaksanakannya tersebut, dapat menjadi sarana bagi siswa untuk memahami kolaborasi antara pemikiran global dan tindakan yang memberikan manfaat bagi lingkungan kesehariannya.
“Dengan berpikir global dan bertindak lokal, kami ingin siswa dapat menjadi individu yang tidak hanya paham dengan isu-isu dunia, tetapi juga mampu memberikan solusi konkrit untuk permasalahan yang ada di komunitas mereka,” katanya.
Kegiatan P5RA yang berlangsung dengan lancar itu, mendapat apresiasi dari para peserta karena merasa mendapatkan pengalaman berharga dalam mengembangkan diri sesuai dengan tema yang diusung.
Para siswa juga menunjukkan berbagai karya mereka, mulai dari baju adat, rumah adat, hingga rumah ibadah yang ada di seluruh Indonesia.
Karya-karya tersebut dipresentasikan dengan rapi dan jelas yang mencerminkan kreativitas dan pemahaman siswa terhadap budaya serta nilai-nilai Pancasila.
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
TangselCity | 19 jam yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 7 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu