TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers

Kemenag Tangsel Setor Zakat Pegawai Hingga Rp 90 Juta

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Kamis, 27 Februari 2025 | 07:15 WIB
Kemenag Tangsel serahkan zakat ke Baznas Tangsel. Zakat yang diserahkan merupakan zakat profesi.(dra)
Kemenag Tangsel serahkan zakat ke Baznas Tangsel. Zakat yang diserahkan merupakan zakat profesi.(dra)

SERPONG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyerahkan zakat profesi pegawai ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangsel, Rabu (26/2).

 

Penyerahan zakat itu langsung disampaikan oleh Kepala Kemenag Kota Tangsel  Ahmad Rifaudin, dengan total zakat mencapai Rp 90 juta.

 

Rifaudin mengatakan, zakat merupakan kewajiban untuk umat islam baik dalam syariat maupun regulasi yang telah diatur terkait pembayaran zakat profesi pegawai.

 

“Saya selaku kepala Kemenag  Tangsel kurang lebih empat  bulan yang lalu melihat potensi zakat di kemenag  cukup tinggi yang terealisasi baru 20 % dari potensi yang ada, kita coba berikan arahan, motivasi, bimbingan kerja sama dengan Baznas  Tangsel, dan Alhamdulillah pegawai di kemenag Tangsel menyadari itu semua dan dari semula zakat kurang lebih Rp 19 juta ini meningkat menjadi Rp 90 juta, ini lompatan luar biasa,” ujarnya.

 

Dia berharap, apa yang dilakukan oleh Kemenag Kota Tangsel bisa juga di contoh di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

 

“Harapan kami bisa dicontoh dengan pegawai di Pemkot Tangsel. Pegawai kemenag Tangsel berjumlah 608 orang dari struktural sampai guru. Kemenag sebagai leading sektor kami memberikan contoh mudah mudahan diikuti dan diimplementasikan oleh teman-teman diluar kemenag,” ungkapnya.

 

Dia juga menjelaskan, agar para pegawai ikut serta menyerahkan zakat profesinya, perlu dilakukan edukasi, serta kerja sama segala bentuk kegiatan keagamaan diberikan dari pengumpulan zakat sehingga pegawai tidak terbebani dengan iuran kegiatan keagamaan. Dan semuanya harus sesuai dengan aturan dari Baznas.

 

“Prinsipnya zakat dari kita dikelola oleh Baznas, dan diharapkan mampu mengentaskan problematika sosial kehidupan masyarakat di Tangsel mudah-mudahan bisa meringankan dan membantu,” katanya. 

 

Dewan Pengawas Baznas Tangsel, Dadang  mengapresiasi atas keberhasilan kepala Kemenag Tangsel. 

 

“Selama ini yang kita terima hanya kurang lebih Rp 18 juta, dengan semangat kepala Kemenag yang baru melakukan koordinasi komunikasi dan arahan kepada seluruh pegawai, terhitung Februari  mendapat peningkatan menjadi Rp 96 juta perbulannya, hal ini patut kita apresiasi,” paparnya. 

 

Dadang mengatakan, sebagai lembaga Baznas Tangsel, diharapkan juga agar seluruh pegawai Pemkot Tangsel juga dapat melakukan hal yang sama. 

 

“Ada beberapa OPD jumlahnya besar yang pegawainya ribuan. Kami berharap bisa meniru dan memanage dalam hal pengumpulan zakat profesi seperti apa yang dilakukan kemenag Tangsel,” ungkapnya. 

 

Sementara itu Ketua Baznas Tangsel Muhamad Subhan mengatakan kami dari  Baznas Tangsel terus berikhtiar melakukan upaya-upaya optimalisasi pengumpulan zakat termasuk di Kemenag Tangsel.

 

“Kami berkoordinasi dengan kepala kemenag Tangsel, beliau merespon dengan baik dan cepat dan dilakukan sosialisasi zakat serta penandatangan pernyataan dan standing instruction untuk pemotongan zakat. Dan Alhamdulillah yang disetorkan ke Baznas Tangsel bulan Februari naik signifikan dari Rp 19 juta ke Rp 90 juta,” katanya.

 

“Dan saat sosialisasi ke pegawai kemenag Tangsel,  kami menyampaikan keikhlasan dan keridhoan para ASN kemenag untuk menjadi suri tauladan menunaikan kewajiban seorang muslim untuk berzakat dan infak,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit