TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Perkuat Ekonomi Kelas Bawah

Oleh: Kiki Iswara Darmayana
Editor: Redaksi
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:07 WIB
Kiki Iswara Darmayana. Foto : Dok. Pribadi
Kiki Iswara Darmayana. Foto : Dok. Pribadi

SERPONG - Pertumbuhan ekonomi tahun 2026 diprediksi sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan tahun 2025. Yakni bisa mencapai 5,8 hingga 6 persen. Dengan catatan, ekonomi rakyat kelas bawah, diperkuat dengan berbagai insentif agar bisa tumbuh sekitar 5,9 persen.

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 mencapai 5,45 persen. Ini meleset sedikit. Awalnya, Purbaya menargetkan ekonomi kuartal IV tumbuh 5,6 hingga 5,7 persen.

 

Supaya ekonomi tahun 2026 tumbuh 6 persen, kita berharap, kegiatan investasi digenjot. Terutama investasi di industri yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

 

Kemudian, untuk memacu ekonomi rakyat kecil di pedesaan, kita berharap, pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperbanyak proyek padat karya. Dengan proyek padat karya,

korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan orang-orang yang selama ini masih menganggur bisa bekerja kembali dan punya uang lagi.

 

Kalau orang-orang di desa sudah punya uang lagi dan sudah bisa belanja sembako lagi, ekonomi rakyat akan berputar lebih cepat dan berkembang lebih pesat.

 

Kita juga berharap, produksi beras petani kecil digenjot, dengan cara memberikan benih padi unggul dan Pupuk bersubsidi tepat waktu. Kemudian gabah produksi petani diserap Bulog dengan harga yang layak, sehingga pendapatan petani naik signifikan. Dari sini kita berharap, perputaran uang di desa meningkat dan masyarakat lapisan bawah taraf hidupnya membaik.

 

Supaya harga sembako di pasar desa dan pasar rakyat stabil murah, kita berharap, Menteri Perdagangan, Dirut Bulog dan kepala daerah terus memonitor perkembangan stok dan harga sembako di pasar. Begitu ada tanda-tanda stok menipis, cepat banjiri pasar.

 

Jadi untuk memperkuat ekonomi rakyat, para petinggi negeri ini mesti mencari terobosan agar bisa tercipta lapangan kerja baru dalam jumlah besar.

 

Kemudian supaya warga desa yang masih menganggur bisa bekerja, ke depan ini pembangunan jalan desa dan saluran irigasi mesti dilakukan dalam bentuk proyek padat karya.

Sedangkan untuk usaha kecil yang sudah mulai bernapas lagi, perlu diberi suntikan modal, sehingga bisa bangkit lebih cepat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit