Korban Terseret Ombak Ditemukan Tewas Di Sukabumi
LEBAK - Salah seorang wisatawan, Salman Abdul Latif (20), warga Cipinang Asem RT/RW 14/04, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, yang hilang terseret ombak di perairan Pantai Goa Langir Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (17/1) lalu, ditemukan dalam keadaan sudah tewas di wilayah perairan laut Sukabumi, Jawa Barat.
Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komara membenarkan, korban yang hilang terseret ombak di perairan Pantai Goa Langir Sawarna, sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan laut Sukabumi.
“Ya, korban yang hilang asal Jakarta Timur sudah ditemukan kemarin (Selasa, 21/1), sekitar pukul 17.00 WIB, di Pantai Cibuaya Ujung Genteng, Kecamatan Cilacap Sukabumi,” jelas Erwin, Rabu (21/1).
Jadi katanya lagi, korban tersebut ditemukan dengan jarak sekitar 75 kilometer dari lokasi kejadian. Mendapat info tersebut, Tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban.
“Proses evakuasi berlangsung lancar meski jarak tempuh cukup jauh dari titik awal kejadian. Usai evakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Dia mengungkapkan, kondisi korban saat ditemukan ada beberapa luka. “Dari hasil pemeriksaan awal petugas, ditemukan sejumlah luka di bagian wajah korban, yang diduga kuat akibat benturan dengan karang di dasar laut selama korban terseret arus,” jelasnya.
Dengan sudah ditemukannya korban katanya, Tim SAR gabungan yang terdiri Basarnas Banten, TNI, Polri, Balawista Kabupaten Lebak, BPBD Kabupaten Lebak, serta nelayan setempat, telah menutup operasi.
“Semua Tim SAR Gabungan sudah dipulangkan ke barak masing-masing, karena operasi pencarian sudah kami tutup,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Operasi pencarian terhadap seorang wisatawan asal Jakarta Timur yang terseret ombak, di Pantai Goa Langir Sawarna, Kabupaten Lebak, hingga hari keempat pelaksanaan operasi SAR belum membuahkan hasil.
Kasubsi Siaga dan Operasi pada Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengungkapkan, pihaknya bersama Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban. Namun, hingga hari keempat pencarian belum membuahkan hasil.
“Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian di Pantai Goa Langir, dengan titik koordinat 106°17'28.69 BT dan 06°58'36.16 LS. Korban hingga saat ini masih dalam status dalam pencarian (DP),” kata Rizky, Selasa (20/1).
Dia menjelaskan, pelaksanaan SAR hari keempat, Tim SAR Gabungan membagi area pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
“SRU 1 melaksanakan pencarian di laut menggunakan kapal nelayan dengan pola creeping seluas 12,2 nautical mile (Nm) dan jarak antar lintasan 0,5 Nm,” katanya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


