Bupati Dewi Takziah Ke Rumah Pelajar SD Korban Laka Lantas
PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani takziah ke rumah pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pandeglang almarhum Khairi Rafi, warga Kampung Saruni, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Gardu Tanjak, Rabu (28/1).
Kedatangan Bupati Dewi sebagai bentuk empati dan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa keluarga almarhum. Bupati disambut langsung oleh orang tua dan keluarga korban dalam suasana haru.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dewi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum Khairi Rafi. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Bupati Dewi.
Orangtua sambung korban laka lantas, Azi menyampaikan terimakasih atas kedatangan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani datang melakukan takziah.
“Ibu Bupati hadir ke sini Alhamdulillah. Bisa datang ke sini,” katanya saat berada dalam rumah duka.
Lebih lanjut, Azi mengatakan, kalau ia sangat sayang sama anaknya. Ia menjadi harapan untuk bisa menjaga adiknya. “Kan ia anak laki satu-satunya, sedangkan adiknya dua orang perempuan masih kecil. Makanya kemarin dapat kabar saya kaget,” katanya.
Untuk diketahui, Ruas Jalan Pandeglang-Labuan tepatnya di Kampung Gardu Tanjak, Kecamatan Pandeglang, yang masih dalam proses perbaikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Selasa (27/1) memakan korban jiwa. Khairi Rafi pelajar SDN 1 Pandeglang, tewas setelah terpental saat dibonceng ojek saat mencoba menghidari jalan berlobang.
Nahas, setelah pelajar SD terjatuh dari arah belakang melintas mobil siaga desa dan langsung melintas korban dengan luka parah di bagian kepala.
Informasi yang diterima Tangsel Pos, korban yang tak sadarkan diri langsung dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapat penanganan medis. Namun takdir berkata lain, korban dinyatakan meninggal dunia sebelum mendapat perawatan dan korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Selain korban pelajar SD, pengendara ojek yang mengalami luka juga turut dilarikan ke RSUD Berkah untuk mendapatkan perawatan intensif.
Danru 2 Unit Gakkum Lantas Polres Pandeglang, Aipda Gungun Gunawan membenarkan, kasus kecelakaan yang menimpa korban akibat menghindari jalan berlobang.
“Dugaan sementara korban naik motor sama tukang ojek. Di lokasi tukang ojek menghindari lobang, jatuh ke kanan. Lalu korban masuk ke kolong mobil siaga desa,” urainya.
Nasional | 3 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 23 jam yang lalu
TangselCity | 20 jam yang lalu


