Ginting Jadi Kapten Tim Putra Indonesia di BATC 2026, Siap Pimpin di Qingdao
CHINA – Anthony Sinisuka Ginting ditunjuk sebagai kapten tim putra Indonesia untuk Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Beregu (Badminton Asia Team Championships/BATC) 2026 di Qingdao, China. Turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–8 Februari 2026.
Penunjukan ini sekaligus menjawab perhatian publik terhadap kondisi fisik Ginting. Pebulu tangkis asal Cimahi, Jawa Barat, itu sebelumnya sempat menjalani masa pemulihan akibat cedera pinggang. Kini, pemain tunggal putra peringkat atas dunia tersebut memastikan dirinya telah pulih dan siap memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Setelah recovery semaksimal mungkin, saya siap,” ujar Ginting dalam keterangan resmi PBSI, Senin (2/2/2026).
Meski demikian, Ginting menegaskan tidak akan memaksakan diri untuk selalu tampil. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan strategi kepada tim pelatih sesuai kebutuhan pertandingan.
“Diturunkan atau tidak, semuanya demi kepentingan tim,” tegasnya.
Sebagai kapten, Ginting mengemban tanggung jawab menjaga mentalitas dan kekompakan tim. Ia menyoroti pentingnya komunikasi yang solid, terutama setelah para pemain melewati jadwal padat BWF World Tour.
“Yang paling utama komunikasi harus kuat,” kata Ginting. Ia ingin memastikan atmosfer positif tetap terjaga di ruang ganti tim Indonesia.
Ginting juga menekankan pentingnya kebersamaan, apa pun hasil yang diraih tim.
“Menang atau kalah, kami tetap satu tim dan tidak saling menyalahkan,” pungkasnya.
Ester Wardoyo Kembali Perkuat Tim Putri
Dari sektor putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo masuk dalam daftar skuad Indonesia. Atlet berusia 20 tahun itu hampir satu tahun menepi akibat cedera retak tulang kering kanan. Ia terakhir tampil di turnamen internasional pada Taipei Open, Mei 2025.
Ester mengaku antusias bisa kembali mengenakan seragam Merah Putih di ajang beregu ini. Ia menyebut perjalanan pemulihan yang dijalaninya tidak mudah.
“Saya senang bisa kembali lagi di turnamen ini. Tidak gampang sampai di titik ini karena proses pemulihan dan persiapannya juga panjang,” ujar Ester dalam keterangan PBSI.
Adik dari Chico Aura Dwi Wardoyo itu menambahkan, ia harus melewati sejumlah tes untuk memastikan kondisi fisiknya benar-benar siap sebelum bergabung dengan tim.
Saat ini, fokus utamanya adalah menjaga kondisi tubuh dan performa permainan.
“Tadi juga sudah test court di sini dan semuanya cukup baik,” ujarnya.
Tim beregu putri Indonesia dijadwalkan memulai perjuangan di Grup X dengan menghadapi Hong Kong pada Rabu (4/2/2026), sebelum melawan Jepang pada Kamis (5/2/2026).
Nasional | 13 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


