TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Bupati Dewi Ikut Memanen Padi Di Carita

Mewujudkan Indonesia Swasembada Pangan

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026 | 09:15 WIB
MEMANEN. Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama para pihak lainnya, sedang memanen padi menggunakan komben, di area pesawahan di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (11/2)
MEMANEN. Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama para pihak lainnya, sedang memanen padi menggunakan komben, di area pesawahan di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (11/2)

PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengapresiasi para petani yang sudah bekerja keras untuk mewujudkan Indonesia swadembada pangan di Kabupaten Pandeglang.

 

Bupati Dewi juga ikut turun langsung memanen padi saat acara Panen Raya Padi seluas 753 hektar, di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (11/2).

 

Bupati Dewi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Yayasan Bhakti Bela Negara dan para petani yang telah berperan besar sebagai pejuang pangan. Menurutnya, petani memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan petani yang telah bekerja keras. Petani adalah pejuang pangan yang memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.

 

Dia memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program pertanian berkelanjutan. Salah satunya dengan mendorong penggunaan pupuk berbahan organik yang dinilai lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi produktivitas.

 

“Penggunaan pupuk organik terbukti lebih baik. Produktivitas tidak berkurang, bahkan berpotensi menghasilkan hingga 12 ton per hektar,” katanya.

 

Bupati Dewi, berharap penanaman padi varietas PS-08 yang saat ini dikembangkan Yayasan Bhakti Bela Negara di Desa Sukarame dapat terus diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Pandeglang, sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani.

 

Pendampingan kepada petani dalam program ini dilakukan oleh tim dari Yayasan Bakti Bela Negara sejak awal kegiatan. Tim pendamping terlibat langsung mulai dari proses penanaman, perawatan tanaman padi, hingga membantu penyesuaian teknis budidaya sesuai dengan kondisi lahan dan cuaca setempat.

 

Senada, Staf Khusus Menko Pangan RI, Irna Narulita mengapresiasi langkah Yayasan Bakti Bela Negara yang telah menginisiasi penanaman padi organik di Pandeglang. Menurutnya, penanaman padi organik ini memiliki keunggulan dibandingkan padi pada umumnya.

 

“Biasanya menanam padi membutuhkan empat batang, tetapi pada padi varietas organik PS-08 ini cukup satu batang saja. Namun anakan yang dihasilkan bisa mencapai hingga 75 batang,” jelas Irna.

 

Mantan Bupati Pandeglang dua periode ini berharap, inovasi penanaman padi organik ini dapat dikembangkan dan diterapkan secara luas, tidak hanya di Pandeglang, tetapi juga di seluruh Indonesia.

 

“Harapan kami, padi varietas organik ini bisa ditanam di 38 provinsi di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

 

Sementara, salah seorang petani, H. Awing, mengaku merasakan langsung keunggulan benih padi yang digunakan dalam program tersebut. Ia menanam varietas tersebut di lahan seluas satu hektar dan melihat hasil yang memuaskan.

 

“Benih ini lebih unggul dibandingkan yang lain. Saya menanam di lahan satu hektar dan pertumbuhannya sangat bagus, anakan padinya banyak dan hasilnya juga lebih optimal,” katanya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit