Sudah Dilatih, 8.000 Prajurit TNI Siap Dikirim ke Gaza
JAKARTA - Indonesia menyiapkan sekitar 8.000 prajurit TNI untuk misi perdamaian di Gaza, Palestina, sebagai bagian dari komitmen dalam Board of Peace (BoP).
Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan jumlah personel yang diberangkatkan belum final, namun diperkirakan setara satu brigade atau sekitar 5.000–8.000 prajurit. Saat ini, pasukan sudah menjalani pelatihan fisik dan mental.
“Sudah mulai berlatih. Kita siapkan untuk misi perdamaian,” ujar Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan, pengiriman pasukan bukan untuk bertempur, melainkan mendukung pemulihan Gaza. Personel yang disiapkan antara lain dari satuan zeni dan kesehatan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut jumlah pasti masih dalam pembahasan. Pemerintah akan mengirim pasukan setelah seluruh koordinasi dan keputusan resmi ditetapkan.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto memastikan TNI siap diberangkatkan kapan pun setelah ada perintah. Sementara Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menegaskan TNI memiliki pengalaman panjang dalam misi perdamaian di Timur Tengah, termasuk di bawah mandat UNIFIL sejak 2008.
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menekankan, kehadiran TNI di Gaza bertujuan menjaga stabilitas, mengawasi gencatan senjata, serta membantu pemulihan wilayah terdampak konflik, bukan untuk konfrontasi militer.
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 15 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu









