Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, 11 Bandara di Papua Ditutup Sementara
PAPUA – Pemerintah menutup sementara 11 bandara di Papua menyusul penembakan pesawat Smart Air oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Kebijakan ini diambil demi menjamin keselamatan penerbangan di wilayah rawan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengatakan operasional bandara akan dibuka kembali setelah pengamanan dari TNI-Polri dinyatakan memadai dan situasi kondusif.
Sebanyak 11 bandara yang ditutup meliputi Satpel Koroway Batu, Bomakia, Yaniruma, Manggelum, serta sejumlah lapangan terbang seperti Kapiraya, Iwur, Faowi, Dagai, Aboi, Teraplu, dan Beoga. Sementara lima bandara lain, yakni Kiwirok, Moanamani, Sinak, Agandugume, dan Illu, tetap beroperasi dengan pengamanan ketat.
Insiden terjadi saat pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation mendarat dari Tanah Merah ke Koroway Batu. Sebanyak 13 penumpang selamat, namun pilot dan kopilot meninggal dunia akibat tembakan.
Satgas Operasi Damai Cartenz telah menangkap empat terduga pelaku dan masih memburu anggota kelompok lain. Aparat memastikan pengamanan diperketat untuk mencegah gangguan lanjutan.
Pemerintah menegaskan keselamatan penerbangan perintis yang menjadi akses vital masyarakat Papua tetap menjadi prioritas utama.
Nasional | 23 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 4 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


