Presiden Prabowo Dapat Pujian dari Donald Trump di Forum Dewan Perdamaian
WASHINGTON DC – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri rapat perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di United States Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). Dalam forum tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pujian terbuka kepada Prabowo.
Prabowo tiba sekitar pukul 08.00 waktu setempat didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pertemuan ini menjadi sidang perdana negara-negara anggota BoP yang diinisiasi oleh Trump.
Sejumlah pemimpin dan perwakilan negara turut hadir, antara lain dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir. Delegasi dari Belarusia, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, serta Israel juga mengikuti pertemuan tersebut.
Acara diawali dengan sesi foto bersama para kepala negara. Prabowo berdiri di sisi kanan, berdampingan dengan Presiden Argentina, Javier Milei, sementara Trump berada di posisi tengah. Sebelum sesi foto, Trump sempat berjabat tangan dan berbincang singkat dengan sejumlah pemimpin, termasuk Prabowo.
Dalam agenda utama, para pemimpin menyampaikan pandangan terkait upaya mendorong stabilitas dan perdamaian di Palestina.
Pujian Trump untuk Prabowo
Mengawali pidatonya, Trump menyebut Prabowo sebagai pemimpin yang tangguh dan cerdas. Ia juga menyinggung percakapannya dengan Prabowo mengenai jumlah penduduk Indonesia yang besar.
Trump mengaku sempat terkejut saat mengetahui populasi Indonesia mencapai ratusan juta jiwa. Menurutnya, memimpin negara dengan jumlah penduduk besar bukanlah hal mudah, namun ia menilai Prabowo mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan dihormati banyak pihak.
Komitmen Indonesia untuk Perdamaian Palestina
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia bergabung dalam Board of Peace karena konsisten mendukung kemerdekaan Palestina serta solusi damai yang berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa Indonesia telah mempelajari 20 poin rencana perdamaian yang digagas Trump dan menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut. Indonesia juga siap berkontribusi secara konkret, termasuk mengirim hingga 8.000 personel untuk berpartisipasi dalam misi stabilisasi internasional guna memastikan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia berkomitmen mendukung terciptanya perdamaian jangka panjang, meski menyadari berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses tersebut.
Dorong Solusi Dua Negara
Usai sidang, Prabowo kembali menegaskan bahwa solusi dua negara (two-state solution) merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian permanen dalam konflik Israel–Palestina. Ia juga menyebut pertemuan berlangsung lancar dan menunjukkan sejumlah kemajuan, termasuk peningkatan distribusi bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Menurutnya, Indonesia bersama negara-negara Muslim yang hadir dalam forum tersebut berkomitmen mendorong perdamaian berkelanjutan. Namun, ia mengingatkan agar semua pihak tetap waspada terhadap potensi gangguan yang dapat menghambat proses penyelesaian konflik secara menyeluruh.
Opini | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Opini | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu




