DPUPR Tetapkan ‘Status Awas’ Atas Potensi Banjir Selama Ramadan
Curah Hujan Kembali Meningkat
TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menetapkan Status Awas atas potensi banjir. Ini menyusul meningkatnya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Penetapan status tersebut disampaikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sebagai langkah antisipasi banjir selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M.
Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni mengatakan, hujan yang kerap turun pada malam hari dengan durasi panjang berpotensi menaikkan ketinggian muka air sungai.
“Kita sudah tetapkan Status Awas terkait adanya kemungkinan bertambahnya ketinggian muka air,” ujar Taufik di Tangerang, Minggu (22/2).
Ia menjelaskan, kondisi itu sudah terbukti di awal Ramadan, di mana sejumlah sungai meluap dan menyebabkan banjir di permukiman warga. Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, Pemkot Tangerang telah mengaktifkan seluruh unit rumah pompa di wilayah rawan.
“Kami memastikan petugas juga siaga ketika terjadi adanya luapan. Kami terus memantau setiap perkembangan yang ada,” ucapnya.
Menurutnya, peningkatan muka air sungai mulai terpantau di sejumlah titik, antara lain kawasan Regency Jembatan Alamanda Periuk yang terdampak aliran Kali Ledug, Taman Cibodas Periuk dari Kali Sabi serta Perumahan Puri Kartika Baru Ciledug yang dipengaruhi aliran Kali Wetan.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, pun telah mengeluarkan imbauan siaga bencana banjir kepada masyarakat. Imbauan berlaku selama tiga bulan, terhitung sejak Desember 2025 hingga Februari 2026. Selain kewaspadaan terhadap potensi banjir, Mahdiar mengingatkan warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengingat perubahan cuaca ekstrem dapat berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 jam yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 16 jam yang lalu




