Sepekan Tidak Temukan 2 ABK, Operasi SAR Kecelakaan KM Marina 7 Resmi Dihentikan
CILEGON - Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal nelayan KM Marina 7 yang terbakar di perairan barat Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, resmi dihentikan, Rabu (25/2/2026). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad menyampaikan, bahwa upaya pencarian terhadap dua korban atas nama Rendi dan Ahmad, yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK), telah dilakukan secara maksimal dan intensif selama tujuh hari berturut-turut. Namun hingga hari terakhir operasi, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Dalam pelaksanaan operasi SAR, berbagai unsur dan alutsista telah dikerahkan, termasuk KN SAR 247 Tetuka serta RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di area perairan sesuai dengan peta prediksi arah hanyut korban (SAR Map). Pencarian dilakukan melalui penyapuan laut secara menyeluruh, baik pada jalur utama maupun area yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
“Dari hasil evaluasi akhir menyimpulkan bahwa seluruh upaya pencarian belum membuahkan hasil, sehingga sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), operasi SAR dinyatakan ditutup dan dilanjutkan dengan status pemantauan,” ujar Al Amrad.
Kata dia, Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang belum ditemukan serta mengimbau kepada masyarakat dan para pelaut agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di kemudian hari.(*)
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 14 jam yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 15 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu





