Impor 105 Ribu Pick Up Sudah di DP Rp7,3 T, Sebagian Unit Sudah Tiba di Tanjung Priok
JAKARTA – PT Agrinas Pangan Nusantara tetap melanjutkan impor 105.000 unit kendaraan niaga dari India untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), meski menuai desakan pembatalan. Perusahaan telah membayar uang muka (DP) Rp7,3 triliun atau 30 persen dari total nilai pengadaan Rp24,66 triliun.
Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menyebut sebagian unit sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Sebanyak 200 unit telah didistribusikan, 400 unit menyusul pekan depan, dan ditargetkan 1.000 unit tiba hingga akhir bulan ini.
Total kendaraan yang diimpor terdiri atas 35.000 unit Scorpio 4x4 dari Mahindra & Mahindra, 35.000 unit pikap 4x4 Yodha, serta 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck dari Tata Motors. Harga per unit diperkirakan sekitar Rp200 jutaan dan disebut sudah berstatus on the road (OTR) hingga lokasi tujuan tanpa biaya tambahan.
Joao menyatakan pembayaran DP dilakukan agar produsen memprioritaskan pesanan Agrinas. Kendaraan sementara akan disimpan di Kodim sambil menunggu kesiapan koperasi penerima.
Pemerintah menunjuk Agrinas melalui Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 untuk membangun sekitar 80.000 unit KDKMP, termasuk pengadaan kendaraan operasional.
Namun, kebijakan impor ini menuai kritik dari DPR. Ketua Banggar DPR Said Abdullah menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan penguatan industri nasional dan berpotensi menggerus PDB. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga meminta agar rencana impor ditunda dan dikaji ulang.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 20 jam yang lalu
Olahraga | 15 jam yang lalu
Lifestyle | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




