TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Reporter & Editor : AY
Jumat, 06 Maret 2026 | 10:21 WIB
Pemprov Banten menyalurkan 59 ton beras dan 5,9 ton ayam frozen kepada masyarakat. (Dok. Humas Pemprov Banten)
Pemprov Banten menyalurkan 59 ton beras dan 5,9 ton ayam frozen kepada masyarakat. (Dok. Humas Pemprov Banten)

BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat langkah nyata dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan keluarga penerima manfaat di sejumlah daerah.

 

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan Pemprov Banten menyalurkan 59 ton beras dan 5,9 ton ayam frozen kepada masyarakat di empat kabupaten dan empat kota sebagai bentuk intervensi bagi wilayah yang masuk kategori rentan pangan.

 

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Rabu (4/3/2026).

 

“Ini salah satu upaya kami untuk mengurangi beban masyarakat melalui bantuan tersebut,” ujar Andra Soni.

 

Ia berharap bantuan pangan yang diberikan pemerintah daerah dapat membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini.

 

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan masyarakat diberikan kekuatan menghadapi kondisi yang ada,” tambahnya.

 

Selain membantu masyarakat rentan, program Cadangan Pangan Pemerintah juga menjadi strategi Pemprov Banten dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

 

Menurut Andra Soni, menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan yang berpotensi memicu kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat tingkat inflasi bulanan (month to month) pada Februari 2026 berada di angka 0,93 persen.

 

“Memasuki bulan puasa dan menjelang lebaran biasanya harga-harga melonjak. Ini harus kita jaga agar tetap stabil. Bantuan CPP ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan di daerah merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

 

 

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi strategi penting untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi dari gejolak ekonomi maupun gangguan pasokan pangan.

 

“Kebijakan Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan bertujuan agar masyarakat tetap terlindungi dan terlayani dengan baik,” ujarnya.

 

Menjangkau 5.900 Keluarga

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir, menjelaskan bantuan tersebut disalurkan kepada 5.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

 

Penetapan penerima didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat pada desil 1 dan desil 2.

Setiap keluarga penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan 1 kilogram ayam frozen.

 

“Jumlah penerima berdasarkan data DTSEN. Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras dan 1 kilogram ayam frozen,” jelas Nasir.

 

Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia sebagai transporter, menggunakan sistem barcode untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

 

Nasir juga memastikan ketersediaan Cadangan Pangan Pemerintah di Provinsi Banten masih dalam kondisi aman. Saat ini stok cadangan pangan daerah mencapai 406 ton beras yang tersimpan di gudang Perum Bulog.

 

Untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, pada 2026 Pemprov Banten juga mengalokasikan anggaran Rp1 miliar guna menambah cadangan pangan tersebut.

 

Menurut Nasir, keberadaan cadangan pangan pemerintah memiliki peran penting sebagai instrumen stabilisasi harga sekaligus jaring pengaman bagi masyarakat rentan.

 

Program bantuan ini pun disambut positif oleh warga penerima manfaat. Salah satunya Sri Murwani (66) yang mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah.

 

“Senang dan bersyukur karena diperhatikan oleh pemerintah. Terima kasih Pak Gubernur, semoga selalu sehat,” ujarnya.

 

Melalui program Cadangan Pangan Pemerintah ini, Pemprov Banten berharap ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga sekaligus memastikan bantuan pemerintah hadir secara nyata bagi kelompok yang paling membutuhkan. (Adv Kominfo)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit