PKB Jabar Naik Tiga Kali Lipat, Dedi Mulyadi Apresiasi Warga
JABAR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku bangga sekaligus terkejut dengan lonjakan signifikan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pasca libur Lebaran 2026.
Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang memanfaatkan program diskon pajak kendaraan sebesar 10 persen pada 18–24 Maret 2026. Kebijakan tersebut dinilai efektif mendongkrak pendapatan daerah.
“Terima kasih kepada wajib pajak yang memanfaatkan fasilitas ini. Pendapatan meningkat hingga tiga kali lipat dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Dedi menyebut, penerimaan PKB pada periode Lebaran tahun sebelumnya hanya sekitar Rp400 juta, sementara tahun ini melonjak menjadi Rp1,3 miliar. Kenaikan itu mencerminkan tingginya kepatuhan masyarakat sekaligus dukungan terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, kemudahan layanan digital seperti aplikasi Sapawarga dan SIGNAL turut berperan dalam peningkatan tersebut, karena memungkinkan pembayaran dilakukan dengan cepat tanpa harus antre.
Ia memastikan, tambahan pendapatan tersebut akan segera dialokasikan untuk percepatan pembangunan, terutama perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Jawa Barat.
“Mulai pekan depan, pembangunan jalan akan kembali kami genjot sesuai kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.
Pemprov Jabar menargetkan tingkat kemantapan jalan mencapai 90 hingga 100 persen, disertai pembangunan fasilitas pendukung seperti drainase dan sarana publik lainnya.
Dedi juga menanggapi kritik terhadap kebijakannya dengan santai. Ia menganggap kritik sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas kepemimpinan.
“Kritik itu seperti obat, pahit tapi menyehatkan. Itu tanda masyarakat peduli,” katanya.
Ia menegaskan, baik dukungan maupun kritik memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan di Jawa Barat.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu











