TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Tol Fungsional Serang-Panimbang Seksi 2 Ditutup Sementara

150 Ribu Kendaraan Sudah Melintas

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Jumat, 27 Maret 2026 | 09:15 WIB
PADAT. Situasi Tol Fungsional Serang-Panimbang Seksi 2 saat digunakan arus mudik lebaran, terpantau padat, beberapa waktu lalu.
PADAT. Situasi Tol Fungsional Serang-Panimbang Seksi 2 saat digunakan arus mudik lebaran, terpantau padat, beberapa waktu lalu.

LEBAK - Ruas fungsional Seksi 2 Tol Serang-Panimbang resmi ditutup sementara mulai Kamis (26/3), sekitar pukul 17.00 WIB. Penutupan dilakukan setelah jalur tersebut beroperasi selama 15 hari untuk melayani arus mudik hari raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi. 

 

Ruas yang menghubungkan Rangkasbitung-Cikulur-Cileles itu ditutup guna melanjutkan penyelesaian konstruksi serta peningkatan standar layanan. 

 

Selama masa operasional fungsional sejak (12/3) lalu, tercatat lebih dari 150 ribu kendaraan telah melintasi jalur tersebut.

 

Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang-Panimbang, Iwan Juliansyah mengatakan, penutupan sementara ini merupakan bagian dari tahapan teknis agar proyek dapat diselesaikan sesuai spesifikasi.

 

“Penutupan sementara harus kami lakukan guna menyelesaikan pekerjaan konstruksi, dan memastikan standar layanan yang lebih optimal. Kami berkomitmen kembali menghadirkan ruas ini dengan kualitas yang lebih baik, aman, dan nyaman,” kata Iwan Juliansyah dalam keterangan resminya, Kamis (26/3).

 

Menurut Iwan, tingginya antusiasme masyarakat selama masa operasional fungsional menjadi bukti bahwa keberadaan Tol Serang-Panimbang sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas warga, khususnya menuju wilayah Serang, Lebak, hingga Pandeglang.

 

Keberadaan ruas tol ini juga dinilai berdampak besar terhadap kelancaran arus mudik. Selain membantu mengurai kepadatan kendaraan, jalur tersebut memangkas waktu tempuh dari arah Jabodetabek menuju kawasan Banten Selatan.

 

Tak hanya itu, akses tol fungsional ini juga mempermudah masyarakat dan wisatawan menuju sejumlah destinasi unggulan, seperti Desa Wisata Baduy, Sawarna, hingga Tanjung Lesung. Jalur tol menjadi pilihan karena dianggap lebih efisien dan nyaman dibanding jalur arteri biasa.

 

Iwan menambahkan, pihaknya mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memanfaatkan ruas tol tersebut selama dibuka secara fungsional.

 

Ia menyebut, berdasarkan target manajemen, Ruas Seksi 2 Tol Serang-Panimbang direncanakan mulai beroperasi penuh pada Semester II 2026.

 

Saat beroperasi penuh nanti, ruas tol ini diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih maksimal, baik dari sisi kecepatan perjalanan maupun aspek keselamatan pengguna jalan.

 

Sebagai informasi, Jalan Tol Serang-Panimbang merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang akan terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa. 

 

Kehadiran tol ini diproyeksikan menjadi penopang konektivitas sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Banten Tengah dan Selatan.

 

Dengan selesainya tahap konstruksi akhir, konektivitas antar wilayah di Provinsi Banten diharapkan akan semakin terintegrasi.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit