TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Investor AS Akui Kekuatan Ekonomi RI, Purbaya: Fundamental Kita Solid

Reporter & Editor : AY
Jumat, 17 April 2026 | 09:54 WIB
Menkeu Purbaya. Foto : Ist
Menkeu Purbaya. Foto : Ist

JAKARTA  - Indonesia kembali mendapat pengakuan positif dari investor Amerika Serikat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Negara ini dinilai sebagai salah satu “titik terang” berkat fundamental ekonomi yang kuat dan stabil.

 

Penilaian tersebut disampaikan Managing Director International Monetary Fund, Kristalina Georgieva, saat bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam agenda IMF Spring Meetings di Amerika Serikat.

 

Dalam pertemuan itu, IMF menyoroti bahwa ketidakpastian global masih akan berlangsung, dipicu oleh ketegangan geopolitik dan fluktuasi harga energi. Meski demikian, Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid.

 

Apresiasi serupa juga datang dari World Bank dan S&P Global Ratings. Keduanya menilai strategi fiskal Indonesia tetap terjaga di tengah tekanan global, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

Menanggapi hal itu, Purbaya menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, Indonesia memiliki fundamental fiskal yang kuat serta bantalan anggaran yang cukup untuk menghadapi risiko eksternal.

 

Ia juga menekankan bahwa berbagai penyesuaian kebijakan sejak tahun lalu berhasil meredam dampak guncangan global, termasuk kenaikan harga minyak dunia.

 

“IMF melihat kondisi ini secara positif, dan tentu akan menyampaikan kepada dunia negara-negara dengan kinerja terbaik,” ujar Purbaya.

 

Kepercayaan tersebut tercermin dari meningkatnya minat investor AS. Dalam pertemuan dengan sejumlah investor besar di New York dan Washington DC, mereka menunjukkan ketertarikan untuk menanamkan modal di Indonesia.

 

Menurut Purbaya, pemerintah terus memperkuat komunikasi dengan investor guna menjelaskan arah kebijakan ekonomi nasional. Hal ini penting untuk menghapus keraguan sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia.

 

Ia optimistis, jika pertumbuhan ekonomi mampu mencapai 5,5 persen pada kuartal pertama dan tetap terjaga di kuartal berikutnya, maka arus investasi akan semakin meningkat.

 

Sementara itu, Perry Warjiyo menilai ketahanan ekonomi Indonesia ditopang oleh tiga faktor utama: kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi terhadap dinamika global, serta penguatan kemitraan internasional.

 

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics, Mohammad Faisal, menyebut predikat “titik terang” tidak lepas dari stabilitas berbagai indikator ekonomi, seperti pertumbuhan, inflasi, dan nilai tukar.

 

Ia menambahkan, inflasi Indonesia tetap terkendali meski tekanan global meningkat. Salah satu faktor utamanya adalah kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi, sehingga tidak memicu lonjakan biaya transportasi dan harga pangan.

 

Meski begitu, Faisal mengingatkan pemerintah untuk tetap waspada terhadap tekanan global yang masih berpotensi memengaruhi ekonomi domestik.

 

“Diperlukan kebijakan yang sinergis agar dampak global bisa terus diredam,” ujarnya.

Komentar:
ePaper Edisi 17 April 2026
Berita Populer
01
Juknis SPMB Di Tangsel Rampung Lebih Awal

TangselCity | 3 hari yang lalu

03
SIM Keliling Kota Tangsel Selasa 14 April 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

04
06
WNA Asal China Ditemukan Tewas Di Pantai Cibodas

Pos Banten | 3 hari yang lalu

07
Enam Kandidat Incar Posisi Ketua PKB Tangsel

TangselCity | 3 hari yang lalu

08
SIM Keliling Tangerang Kota Selasa 14 April 2026

Pos Tangerang | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit