Wabup Intan Resmikan Bank Sampah Unit Puspemkab Tangerang
TANGERANG - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meresmikan Bank Sampah Unit Pusat Pemerintah Kabupaten (Puspemkab) Tangerang. Acara tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Rabu (6/5).
Dalam sambutannya Wabup Intan mengatakan, peresmian Bank Sampah Unit Puspemkab merupakan langkah nyata dan konkret dari komitmen bersama. Bukan hanya sekedar membentuk kelembagaan. namun juga membangun kesadaran dan perubahan perilaku penanganan sampah.
“Itu bukan sekadar membentuk dan mengukuhkan kelembagaan, tetapi membangun kesadaran dan perubahan perilaku, dari yang sebelumnya membuang sampah menjadi mengelola sampah,” jelas Wabup Intan.
Menurutnya, permasalahan sampah sekarang bukan lagi sekadar persoalan kebersihan, tetapi telah menjadi isu strategis yang berkaitan dengan lingkungan, kesehatan, bahkan masa depan generasi bangsa.
“Bank Sampah Unite Puspemkab diharapkan menjadi role model perubahan perilaku yang dimulai dari lingkungan sendiri. Melalui bank sampah, kita belajar bahwa sampah memiliki nilai. Tidak hanya nilai ekonomi, tetapi ada nilai sosial dan lingkungan. Dan yang lebih penting, bank sampah harus menjadi panutan bagi masyarakat luas, di mana perubahan bisa dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri,” ujarnya.
Ia menerangkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kebersihan terus mendorong implementasi Program KURASAKAN (Kurangi Sampah Kantor) sebagai upaya membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah di lingkungan perkantoran.
Dirinya pun menyampaikan, pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan sistem angkut dan buang, tetapi harus dimulai dari sumbernya.
“Saya berharap keberadaan Bank Sampah Unit Puspemkab dapat mengurangi volume sampah secara signifikan, mendorong terciptanya budaya memilah sampah di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat serta mendukung terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara Kepala DLH Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengungkapkan, unit bank sampah merupakan salah satu upaya pengelolaan sampah yang komprehensif berbasis masyarakat dan berkelanjutan. Lalu menyebut keberadaan bank sampah telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi timbunan sampah.
“Jumlah bank sampah di Kabupaten Tangerang tahun 2025 mencapai sekitar 187 bank sampah, tetapi kalau yang sudah berdiri, akhir-akhir ini lebih dari 200 yang akan terus kita tambah legalitasnya,” ungkapnya.
Lanjutnya, ada tujuh unit bank sampah di lingkungan pusat pemerintahan yang diresmikan, yaitu Bank Sampah Bersahaja, Bank Sampah Resik Asik, Bank Sampah Saber, Bank Sampah Sagude, Bank Sampah Sikat Bersih dan Bank Sampah Solid.
“Tujuh unit bank sampah di Puspemkab Tangerang itu diharapkan menjadi contoh dalam pengolahan sampah di lingkungan perkantoran. Kita ingin mendorong perubahan perilaku, khususnya bagi abdi negara untuk mulai memilah sampah dan berpartisipasi aktif sebagai nasabah bank sampah,” pungkasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 23 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu






