TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ular Sanca 4 Meter Masuk Garasi Rumah Warga Serua, Damkar Tangsel Langsung Evakuasi

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:11 WIB
Petugas Damkar sedang mengevakuasi ular di Perumahan Bukit Nusa Indah, Jalan Kasuari 1668, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Foto : Ist
Petugas Damkar sedang mengevakuasi ular di Perumahan Bukit Nusa Indah, Jalan Kasuari 1668, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Foto : Ist

CIPUTAT — Warga Perumahan Bukit Nusa Indah, Jalan Kasuari 1668, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, dibuat geger dengan kemunculan ular sanca besar di garasi rumah, Minggu (10/5) dini hari.


Ular berukuran sekitar empat meter itu ditemukan bersembunyi di kolong mobil milik warga bernama Agung. Khawatir membahayakan penghuni rumah, pemilik rumah langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan.


Komandan Regu (Danru) Tim Charlie Damkar Tangsel, Ilham Faturohman mengatakan, laporan diterima sekitar pukul 00.54 WIB. Tim rescue langsung bergerak menuju lokasi.


“Pemilik rumah melapor ada ular sanca besar masuk ke area garasi dan bersembunyi tepat di kolong mobil. Setelah menerima laporan, sekitar 15 menit kemudian tim kami tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi,” ujar Ilham.


Menurutnya, proses penanganan berlangsung cepat. Petugas hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mengevakuasi ular tersebut.


“Alhamdulillah ular berhasil diamankan tanpa ada korban maupun kerusakan. Setelah dievakuasi, ular langsung dibawa ke Pos Merpati Pondok Aren untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.


Ilham menduga ular tersebut berasal dari aliran kali yang berada tidak jauh dari lokasi rumah warga.


“Kemungkinan ular berasal dari aliran kali di sekitar rumah pelapor. Biasanya ular keluar mencari makan atau tempat yang lebih hangat,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri mengungkapkan, operasi penyelamatan hewan berbahaya di Tangsel mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun ini.


“Hingga saat ini operasi nonkebakaran, khususnya penyelamatan hewan yang membahayakan jiwa manusia, sudah mencapai 360 kali operasi. Paling banyak penanganan ular dan biawak yang kini semakin sering masuk ke kawasan permukiman warga,” ungkap pria yang akrab disapa Adam itu.


Ia menilai, maraknya kemunculan reptil di lingkungan permukiman dipicu semakin sempitnya habitat satwa akibat pesatnya pembangunan perumahan.


“Ruang gerak hewan semakin terbatas karena banyak pembangunan. Akibatnya ular dan biawak masuk ke permukiman untuk mencari makan,” jelasnya.


Adam pun mengimbau warga agar tetap waspada dan rutin membersihkan lingkungan sekitar rumah guna mencegah hewan liar masuk ke area permukiman.


“Kami mengimbau masyarakat jangan mencoba menangkap sendiri jika tidak memiliki kemampuan. Lebih baik segera hubungi layanan darurat Damkar Tangsel di nomor 0811900074 agar tim rescue bisa segera membantu,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit