TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

90 Ribu Kilogram Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Disalurkan untuk Warga Palestina

Oleh: M Rusmadi RM
Editor: AY
Minggu, 24 Mei 2026 | 13:54 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto : Ist
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto : Ist

MAKKAH — Pemerintah Indonesia memastikan sebagian besar daging hasil dam jemaah haji Indonesia tahun 2026 akan disalurkan kepada warga Palestina yang membutuhkan bantuan pangan.


Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan distribusi tersebut telah disepakati bersama Pemerintah Arab Saudi melalui lembaga Adahi.


“Distribusi daging dam ini diprioritaskan untuk masyarakat Palestina. Dari Indonesia jumlahnya hampir 90 ribu kilogram dan akan disalurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Dahnil kepada tim Media Center Haji di Makkah, Jumat (24/5/2026).


Menurut Dahnil, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta pemerintah memberi perhatian lebih besar terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.


“Presiden berharap hasil dam jemaah haji Indonesia dapat memberi manfaat bagi warga Palestina yang sedang membutuhkan bantuan,” katanya.
Selain untuk Palestina, sebagian daging dam juga akan didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah Timur Tengah yang mengalami kesulitan pangan.


Dahnil menjelaskan, proses pemotongan dam di Tanah Suci akan dimulai pada 10 Zulhijah 1447 H atau Rabu, 27 Mei 2026, melalui lembaga Adahi di Arab Saudi.


Tata Kelola Dam Dinilai Lebih Tertib
Pemerintah mencatat hingga saat ini sebanyak 126.832 jemaah haji Indonesia telah membayar dam. Dari jumlah tersebut, 90.956 jemaah memilih pemotongan dam di Arab Saudi, sedangkan 32.691 jemaah melaksanakan pemotongan di Indonesia.


Sementara itu, 3.195 jemaah memilih mengganti dam dengan puasa dan 1.076 jemaah menjalani haji ifrad sehingga tidak diwajibkan membayar dam.


Dahnil menilai pengelolaan dam pada musim haji tahun ini jauh lebih tertib dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut sebelumnya pemerintah Arab Saudi hanya menerima sekitar 10 ribu laporan pemotongan dam dari Indonesia.


“Tahun ini meningkat signifikan hingga lebih dari 126 ribu secara tertib dan terdata dengan baik. Jadi tidak ada lagi praktik pemotongan ilegal,” tegasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit